REDELONG – Sejumlah tokoh agama dan tokoh adat di Kabupaten Bener Meriah menyatakan sikap menolak Abuya Tgk. Sarkawi mundur dari jabatan Bupati Bener Meriah.
Para tokoh tersebut di antaranya mewakili MPU, Baitul Mal, Remaja Masjid, LPPTKA, MAG, MKUB, dan RTA di Kabupaten Bener Meriah.
“Dalam hal ini kami mengambil suatu sikap yang arif dan bijaksana agar beliau selalu berobat dan bisa melanjutkan tugas-tugas beliau sebagai Bupati,” kata Ketua MPU Bener Meriah, Tgk. Almuzani, dalam pernyataan sikapnya di Redelong, Selasa, 26 Mei 2020.
Menurut Tgk. Almuzani, hal itu sudah menjadi pernyataan sikap MPU Bener Meriah beserta jajaran termasuk para ulama dan teungku di daerah tersebut yang menginginkan agar Sarkawi tetap memimpin Kabupaten Bener Meriah.
Harapan agar Sarkawi tidak mundur juga disampaikan Ketua Baitul Mal Bener Meriah, Tgk. Pakamuddin. “Kami secara pribadi dan jajaran Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, dalam menyikapi tentang pengunduran diri Abuya Tgk. H. Sarkawi sebagai Bupati Bener Meriah, dengan banyak hal yang harus kita pertimbangkan ke depan dan tugas-tugas yang masih banyak untuk dilaksanakan, maka dengan ini kami menyatakan sikap menolak pengunduran diri Abuya Tgk. H. Sarkawi,” tutur Pakamuddin.
Ketua Masyarakat Kerukunan Umat Beragama (MKUB) Kabupaten Bener Meriah Tgk. Abdul Lamno, juga menyatakan sikap serupa. “Kami berharap penyakit yang beliau derita itu tidak menyebabkan beliau mudur dari jabatannya dan terus melanjutkan jabatan beliau sampai tahun 2022,” ucap Tgk Abdul Lamno.
Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Alquran (LPPTKA) Bener Meriah, Hartono, menegaskan, “Kami seluruh jajaran LPPTKA Kabupaten Bener Meriah mendoakan semoga beliau lekas disembuhkan oleh Allah SWT. Kami dari LPPTKA tidak menerima Abuya Tgk. H. Sarkawi mundir dari jabatan beliau sebagai Bupati”.
Ketua Masyarakat Adat Gayo (MAG) Kabupaten Bener Meriah, Tgk. Abdul Kasah, menyatakan, “Kami sangat merasa terkejut dan kami mengharapkan kepada beliau agar dapat kiranya mengurungkan niat beliau untuk mundur dari jabatan beliau sebagai Bupati kabupaten Bener Meriah”.
Ketua Remaja Masjid Kabupaten Bener Meriah, Tgk. Suhada, mengatakan, “Kami masih mengharapkan beliau selaku Bupati Bener Meriah, sesuai dengan visi dan misi beliau. Oleh sebab itu, kami menolak atas segala sikap Bupati Bener Meriah untuk mengundurkan diri”.
Ketua Rabitah Thaliban Aceh (RTA) Bener Meriah, Tgk. Anwar Sadat, menyebutkan, “Saya selaku Ketua Rabitah Thaliban Aceh mengambil sebuah sikap atas pernyataan Tgk. H. Sarkawi terkait pengunduran diri beliau sebagai Bupati Bener Meriah, apabila hanya karena alasan sakit, sehingga beliau mengundurkan diri, maka kami selaku RTA akan mengundurkan diri dari Ketua Rabitah Thaliban Aceh apabila Bupati Bener Meriah tidak mengurungkan niatnya”.[]
Reporter: Kurnia Muhadi.[]Sumber: aceh.antaranews.com




