LHOKSUKON – Sejumlah tokoh pembelahan Kabupaten Aceh Utara dari enam kecamatan wilayah barat silaturrahmi bersama Bupati Aceh Utara nonaktif, Muhammad Thaib alias Cekmad dan anggota DPR Aceh, Tarmizi alias Panyang, di Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Sabtu 28 Januari 2017 malam.

“Semoga pembelahan segera terealisasi agar pembangunan Aceh Utara ke depan merata,” kata Cekmad di depan puluhan tokoh  masyarakat yang hadir.

Cekmad berkomitmen hal ini akan terwujud apabila masyarakat bersatu untuk kemenangan dirinya menjadi bupati lagi dan Mualem untuk gubernur Aceh.

“Calon dari Partai Aceh sudah komit mendukung pemekaran ini. Apabila gubernur dan bupati yang diusung oleh partai Aceh tidak menang maka pembelahan Aceh Utara tidak akan terwujud,” sebut Cekmad.

Sementara Anggota DPR Aceh asal Sawang, Aceh Utara, Tarmizi alias Panyang menyampaikan pembelahan Aceh Utara sangatlah penting, panitia pembelahan sudah melakukan beberapa pertemuan sangatlah bagus.

“Pada malam ini sudah hampir 3 tahun saya menjalankan tugas di DPRA. Saya meminta maaf apabila ada kekurangan dan saya akan komit mendukung pembelahan Aceh Utara di DPRA,” kata Panyang.

Panyang menyebutkan kalau ada terkendala sama panitia dirinya siap membantu yang penting pemekaran ini harus lahir. Kata dia, seandainya bisa besok sudah akan lahir pemekaran. 

Panyang berharap masyarakat harus pilih untuk Aceh Utara memilih Cekmad lagi dan untuk gubernur Aceh pilih Mualem.

Sementara ketua panitia Prof. Hadi Arifin akan terus bekerja keras demi terwujudnya pembelahan Aceh Utara.

“Kita akan terus berjuang untuk pemekaran ini,” sebut Prof Hadi.

Turut hadir dalam pertemuan itu panglima laot Muara Batu, Unsur keuchik dari enam kecamatan, unsur pemuda, unsur perempuan, tokoh masyarakat termasuk politisi PAN dan Geuchik Sani.[]