ACEH UTARA – Para pedagang menghadang alat berat yang hendak menggusur Pasar Inpres Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Selasa, 7 Januari 2020. Penggusuran dilakukan lantaran Perusahaan Daerah (PD) Bina Usaha ingin merevitalisasi bangunan pasar tersebut.

Pantauan portalsatu.com/, satu alat berat jenis ekskavator disiagakan di lokasi Pasar Inpres Keude Geudong yang dikawal personel kepolisian dan Satpol PP, sejak tadi pagi. Namun, pedagang menghadang alat berat itu. Dua perempuan tampak naik ke ekskavator meminta operator alat berat tersebut agar tidak melakukan penggusuran.

“Mohon itu dipertimbangkan, seharusnya kami disediakan tempat baru, bukan cara seperti ini diperlakukan pedagang kecil,” kata pedagang sayur, Husniah, kepada portalsatu.com/.

Husniah mengaku berjualan di Pasar Inpres Keude Geudong sejak tahun 2001. Dia menyebut lokasi ini sangat strategis bagi pedagang, tapi kini mereka digusur. 

Pedagang lainnya, Halimatun Sakdiah, mengatakan pemerintah harus menyediakan lokasi yang layak terlebih dahulu sebelum membongkar pasar tersebut. “Disediakan dulu lapak jualan yang layak untuk para pedagang dan ditata dengan baik jangan sampai terlihat semrawut,” katanya.

“Itu yang kami harapkan kepada Pemerintah Aceh Utara. Jangan ketika sudah dibongkar, nantinya pedagang tidak tahu mau berjualan di mana lagi karena tidak ada lapak disediakan dengan baik, itu sangat merugikan kami,” ujar Halimatun.

Sementara itu, menjelang siang, personel Satpol PP terlihat memindahkan barang milik pedagang kios di seputaran Pasar Inpres dengan persetujuan pemilik kios atau toko.[]

Lihat pula: Pedagang Pasar Inpres Geudong Menolak Direlokasi, Ini Penjelasan PD Bina Usaha