ACEH UTARA – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Langkahan mengadakan Bursa Inovasi Desa (BID) di  Kantor Camat Langkahan, Aceh Utara, Sabtu, 31 Agustus 2019.

BID dibuka Camat Langkahan, Kausar, S.E., itu diikuti 69 peserta terdiri dari geuchik, ketua tuha peut dan tokoh perempuan dari 23 gampong di kecamatan setempat. Kegiatan itu juga dihadiri anggota DPRK Aceh Utara, Ismed Nur Aj Hasan, pendamping desa (PD), pendamping lokal desa (PLD) dan Tim Inovasi Kabupaten (TIK). 

BID tersebut mendapat dukungan dari Ketua Forum Geuchik Langkahan, H. Hamdani. Dia mengajak agar gampong-gampong di kecamatan tersebut untuk berinovasi dan berkomitmen guna mengaplikasikan dalam APBDes tahun 2020.

Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Aceh Utara, Ir. H. Muhammad Ismail, juga mengajak seluruh geuchik di Kecamatan Langkahan untuk berinovasi, melahirkan inovasi-inovasi atau menu yang disajikan dalam bursa A, B dan C. Paling kurang satu menu (inovasi) yaitu DesaMart di gampong-gampong. 

Ketua TPID Kecamatan Langkahan, Sulaiman, mengatakan, tujuan diadakan BID  untuk menjembatani pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa yang kreatif dan inovatif, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu produk unggulan gampong yang ada di Kecamatan Langkahan yaitu pisang sale. Selain itu, destinasi wisata syariah bendungan irigasi Langkahan.

“Kegiatan semacam ini tidak hanya bersifat seremonial saja, tetapi mempunyai target yang harus dicapai. Maka kita berharap masyarakat agar betul-betul dan mempraktekkan di gampong masing-masing untuk memberikan keuntungan terhadap warga maupun gampong,” kata Sulaiman.

Menurut Sulaiman, BID juga untuk memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di gampong. Kemudian meningkatkan kualitas penggunaan dana desa serta menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaiaan masalah, menjadi inisiatif dan alternatif kegiatan pembangunan dana desa yang lebih efektif dan inovatif. [](rilis)