JAKARTA – Tim Pembela Jokowi (TPJ) mengimbau masyarakat khususnya pegiat sosial media agar tidak membuat karikatur atau meme yang aneh-aneh untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin. Pasalnya, hal tersebut bisa berhadapan dengan ancaman hukuman, baik dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KUHP maupun instrumen hukum lainnya.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Relasi Publik dan Media TPJ, J. Kamal Farza, S.H., M.H., dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Kamis, 27 Desember 2018. Ia menyebutkan, apabila hal dimaksud itu dilakukan, maka pelakunya pasti akan berhadapan dengan hukum yang berlaku. “Karena sudah banyak contoh dari kasus membuat meme aneh (cemoohan) hingga berujung penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian. Tetapi sebenarnya itu menghina kepala negara, dan mereka berakhir ke penjara”.
Menurut Kamal Farza, sebagaimana diketahui bersama bahwa polisi mengamankan seorang pria di Aceh berinisial S (31) yang mengunggah video editan cawapres nomor urut 1, Ma'ruf Amin, berkostum sinterklas.
“Pak Jokowi itu pemaaf, apalagi seorang ulama besar seperi Pak Kiai Ma’ruf Amin, pasti sangat besar rasa maafnya. Tetapi ini bukan soal maaf, ini soal hukum. Semua orang yang jahat di mata hukum, harus merasakan dinginnya jeruji penjara. Jangan hina ulama, Anda akan berakhir hina,” kata Kamal Farza.
Untuk itu, Kamal mengimbau semua pihak termasuk sahabat-sahabatnya agar berhenti membuat dan mengedarkan postingan-postingan atau konten berupa hinaan terhadap capres/cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. “Karena Jokowi selain capres, ia saat ini juga masih sebagai presiden atau kepala negara yang dihormati di dunia, jangan dibuat rendah dengan postingan yang tidak baik”.
“Kita berharap kepada semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam kampanye presiden maupun calon legislatif, agar melakukan hal-hal yang mendidik dalam menyebarkan pernyataan maupun postingan. Mari berekspresi dengan program yang penting untuk memajukan bangsa ini, bukan membuat kampanye negatif,” ujar Kamal Farza.[](rel)


