Lembaga kemanusiaan asal Turki, Turkiye Diyanet Foundation menyumbangkan sekitar 34.000 untuk merayakan Idul Adha.
Perwakilan Turkiye Diyanet Foundation di Afrika, Yuksel Sezgin mengatakan organisasi kemanusiaan Turki telah mendistribusikan domba kepada orang miskin di berbagai wilayah Ethiopia.
“Ini merupakan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini tetap berlangsung hingga kini,” ujarnya dikutip dari World Bulletin, Rabu, 22 Agustus 2018.
Populasi muslim Ethiopia mencapai angka 40 persen dari total 102 juta penduduk negara Tanduk Afrika tersebut, menjadikannya sebagai negara Afrika yang memiliki penduduk muslim terbesar kedua setelah Nigeria.
Ada beberapa kekhawatiran atas keamanan selama Idul Fitri di negara ini.
“Serangan ekstrimis berbasis agama dan etnis yang baru-baru ini terjadi di beberapa bagian negara sangat memprihatinkan. Setiap orang memiliki ingatan tentang apa yang terjadi di Meskel Square pada Juni lalu,” kata Fedlu Awel, yang merupakan salah satu dari banyak orang yang merayakan Idul Adha.
Juni lalu, sebuah granat tangan dilemparkan ke sebuah pertemuan politik dari Perdana Menteri Ethiopia yang baru, Abiy Ahmed, (42) yang mengkampanyekan reformasi demokrasi sejak menjabat pada bulan April.
Akibat peristiwan tersebut dua orang tewas dan 156 luka-luka. Sedangkan PM Ahmed berhasil selamat tanpa luka.[] Sumber: merdeka.com/Farah Fuadona



