LHOKSEUMAWE – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe menggelar safari donor darah Ramadan menggunakan mobile unit usai salat tarawih, di depan Masjid Baiturrahman Kota Lhokseumawe, Kamis, 6 Maret 2025, malam.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Lhokseumawe, dr. Raisatul Gebrina, dalam keterangannya, Jumat, 7 Maret 2025, mengatakan donor darah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan darah selama Ramadan, karena biasanya bulan puasa stok darah menipis. Donor darah ini menarik masyarakat umum maupun jemaah salat tarawih.

“Mobile unit adalah layanan donor darah yang dilakukan secara mobile atau berpindah tempat. Kegiatan di Masjid Baiturrahman yang kita laksanakan itu, mobil sudah standby dari sebelum dilaksanakannya salat Isya agar masyarakat dapat mengetahui postnya berada di halte depan gerbang Masjid Baiturrahman. Namun, untuk pelayanannya dilakukan pada saat jemaah selesai ibadah salat tarawih sekitar pukul 22.00 hingga pukul 00.00 WIB,” kata dr. Raisa.

Raisa menambahkan kegiatan mobile unit berjalan dengan lancar dan berhasil mengumpulkan darah sebanyak 17 kantong. Tahap awal pihaknya menargetkan darah 15 kantong setiap kegiatan mobile unit. “Alhamdulillah, tim UDD PMI Kota Lhokseumawe mampu mencapai target”.

“Sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. Apabila stok darah di UDD sudah menipis, maka akan kita gerakkan tim mobile unit untuk mencari lokasi yang berpotensi. Alhamdulillah, sejauh ini stok darah di UDD PMI Kota Lhokseumawe masih sangat terjaga,” ujar Raisa.

Menurut Raisa, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah kekurangan stok darah di UDD PMI Kota Lhokseumawe adalah dengan mengadakannya mobile unit. Di bulan Ramadan, mobile unit biasanya dilaksanakan di masjid-masjid maupun kafe (warung kopi) kawasan kota Lhokseumawe.

“Ini merupakan momen yang tepat untuk dilaksanakan mobile unit ke masjid-masjid setelah salat tarawih. Selain menimbulkan rasa kepedulian dan kemanusiaan, donor darah selama bulan Ramadan juga dapat dikerjakan untuk menambah tabungan amal kebaikan, pahala berlipat ganda, dan insya Allah akan menjadi amal jariah untuk bekal di akhirat kelak. Karena satu kali mendonor, kita dapat menyelamatkan tiga nyawa. Give blood, give plasma, share life, share often atau berikan darah, berikan plasma, bagikan  kehidupan, dan bagikan secara teratur,” ungkap dokter Raisa.[]