SIGLI – Uji swab 21 orang dalam pemantauan (ODP) asal Pidie yang diduga kuat sempat kontak erat dengan AI (54) warga asal Medan, pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19, hasilnya semua negatif. Sementara PDP AI masih tetap positif dan sudah dirujuk ke RSU Zainul Abidin guna penanganan lebih lanjut

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Hasan Yahya, Kamis, 30 April 2020 kepada portalsatu.com mengatakan, semua hasil uji swab dari Balitbang Aceh yang dikirim dari Pidie 10 hari silam, sudah keluar, hasilnya negatif terpapar Covid-19.

“Spesimen swab (sampel lendir) dari 21 ODP yang kita anggap dekat dan ada kontak dengan pasien AI telah kita kirim ke Balitbang Aceh, tanggal 20 April 2020 lalu. Hari ini semuanya sudah keluar hasil, Alhamdulillah, semua negatif,” ujar Hasan Yahya.

PDP AI yang positif Covid-19 juga diuji swab kembali ke Balitbang Aceh secara bersamaan dengan 21 ODP. Tetapi hasilnya masih tetap positif, sehingga pasien itu harus dirujuk ke RSUZA guna perawatan lebih lanjut.  “Meski masih positif, AI kondisinya masih stabil dan kini dirujuk ke Banda Aceh,” jelas Hasan Yahya.

Adapun mereka yang dinyatakan negatif Covid-19 merupakan 3 orang kerabat AI, 14 petugas medis RSU Mufid Sigli, tempat pertama dia dirawat. 4 orang lainnya merupakan petugas kesehatan RSU Tgk Chik Ditiro, yang melayani perawatan pasien secara langsung.  

Sebelumnya diberitakan, Tim Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie, mengambil spesimen swab (sampel lendir) 21 orang dalam pemantauan (ODP) yang diduga kuat sempat kontak erat dengan AI (54), pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19. Swab itu akan diuji di Laboratorium Balitbangkes Aceh di Aceh Besar untuk mengetahui apakah mereka positif atau negatif Coronavirus Disease-2019.

Pengambilan swab dilaksanakan, Senin,  20 April 2020, pukul 09:00 sampai 12:00 WIB, di Ruang Isolasi RSUD Tgk. Chik Ditiro. PDP berinisial AI juga kembali diambil swab-nya setelah seminggu dirawat di rumah sakit pelat merah itu untuk diuji lagi di Laboratorium Balitbangkes.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Hasan Yahya, kepada portalsatu.com/, mengatakan sebanyak 21 orang mulai dari keluarga AI, petugas kesehatan RSU Mufid, tempat pertama AI dirawat, dan tim medis RSUD Tgk. Chik Ditiro.

“Semua yang diambil swab merupakan orang diduga kontak langsung dengan AI. Anggota keluarga ada tiga, petugas kesehatan RSU Mufid 14 orang, dan petugas kesehatan RSUD Tgk. Chik Ditiro empat orang,” ujar Hasan Yahya.[]