LHOKSEUMAWE Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe Teungku Asnawi Abdullah mengimbau para pasangan calon (paslon) Pilkada 2017 untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh maupun kabupaten/kota. Bukan sebaliknya, saling mengklaim sudah menang.
Seharusnya semua pihak bersabar dan menerima apapun keputusan hasil pleno yang dikeluarkan KIP sebagai keputusan resmi. Merekalah yang diberikan kepercayaan oleh undang-undang untuk menyelenggarakan pilkada, kata Teungku Asnawi kepada portalsatu.com, Sabtu, 18 Februari 2017.
Menurut Teungku Asnawi, paslon pastinya perlu mengawal perolehan suara masing-masing, tetapi jangan langsung mengklaim sudah menang sebab dikhawatirkan akan terjadi konflik nantinya di tengah masyarakat. Apalagi masyarakat tidak semuanya memahami aturan tentang pilkada damai.
Jangan terpancing dengan bermacam klaim yang ada. Bagi pasangan calon janganlah mengklaim dulu kalau sudah menang. Karena akibat statement itu akan menimbulkan kebingungan bagi masyarakat. Kita harus berbesar hati siapa pun yang dipilih oleh masyarakat itu adalah orang yang dipercayai oleh mereka, sebut Teungku Asnawi.
Teungku Asnawi berharap penyelenggara pilkada bekerja secara jujur, transparan, dan tidak ada manipulasi data. Kita sudah berusaha, serahkan semua keputusan itu kepada Allah, baik menang atau tidak jadikan pilkada ini untuk memperkuat ukhuwah, martabat dan persaudaraan untuk membangun Kota Lhokseumawe khususnya dan Aceh umumnya. Yang menang jadikan ini sebuah amanah dari Allah, dan yang kalah jangan berkecil hati karena tujuan kita sama-sama membangun Aceh ke arah yang lebih baik lagi, pungkasnya.[]

