Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsUmat Islam Pernah...

Umat Islam Pernah Kuasai Jalur Perdagangan Laut Tengah

Secara geografis, Laut Tengah yang kondang pula dengan sebutan Laut Mediterania (Mediterania berarti daratan/negeri tengah) adalah laut antarbenua yang terletak di antara benua Eropa di utara, Afrika di selatan, dan Asia di timur. 

Laut Tengah dihubungkan ke Samudra Atlantik oleh Selat Gibraltar. Sedangkan, Selat Bosporus menghu bung kan Mediterania dengan Laut Hitam. Terusan Suez, kanal buatan manusia yang terkenal itu, menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah.

Karena hubungannya yang sempit dengan samudra, pasang-surut di Laut Tengah sangat terbatas. Dalam hal iklim, wilayah Laut Tengah biasanya basah pada musim dingin dan kering pada musim panas. Dengan iklim se perti ini, tumbuhan yang banyak tum buh di sini adalah zaitun, anggur, dan jeruk. 

Pada masa lalu, laut ini merupakan jalur lalu lintas yang sibuk, memung kinkan perdagangan dan pertukaran budaya antara orang Mesir, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Timur Tengah. Sejak abad ke-10, kaum Muslim menjadi penguasa jalur perdagangan di wilayah ini.[]Sumber:republika

Baca juga: