BLANGKEJEREN – Kampung Ume Lah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, mengikuti perlombaan Program Kampung Iklim (Proklim) Utama Tingkat Nasional Tahun 2021. Perlombaan Kampung Iklim itu dinilai oleh Balai PPI dan Karhula (BPPIKLH) Wilayah Sumatera, DLHK Aceh secara virtual.

Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, didampingi Sekda Ir. Rasidin Porang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) drh. Ibnu Hafit, dan beberapa pejabat daerah lainya, Sabtu, 21 Agustus 2021, mengatakan Proklim merupakan program nasional dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam masalah iklim.

“Kami telah berkomitmen mendukung Proklim ini dengan mengeluarkan Peraturan Bupati, di mana dalam rangka melestarikan hulu sungai dan hutan, setiap desa menganggarkan dana minimal Rp50 juta kegiatan pelestarian lingkungan untuk membeli bibit dan melakukan penanaman, baik di pinggir sungai maupun pekarangan rumah,” katanya saat zoom meeting dengan tim verifikaasi.

Bupati Gayo Lues juga mengaku bahwa Pemda akan menganggarkan Rp600 juta melalui sumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Proklim tahun 2022 nantinya. Dengan harapan Proklim bukan saja masalah kebersihan dan lingkungan, tetapi juga bisa menjadikan desa mandiri dengan lahan yang terbatas.

“Harapan kami, jika tahun 2020 Desa Tetinggi sudah menjadi Kampung Proklim Utama Tingkat Nasional, Tahun 2021, Desa Ume Lah bisa masuk nominasi menjadi Kampung Proklim Utama Tingkat Nasional 2021, sehingga kedua desa ini bisa menjadi contoh bagi desa lainya,” katanya di hadapan Camat Blangpegayon, Kepala Desa Ume Lah, dan beberapa tokoh Desa Ume Lah saat verifikasi secara virtual.

Ibnu Hafit, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gayo Lues, mengatakan Kabupaten Gayo Lues sangat serius mendukung Program Kampung Iklim. Rencananya, tahun 2022 mendatang akan dilakukan pembinaan terhadap 10 desa yang memenuhi persyaratan secara administrasi untuk diikutkan dalam lomba Proklim Tingkat Provinsi dan Nasional pada tahun depan.

“Di Gayo Lues semua pihak terkait mendukung penuh Program Kampung Iklim, seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, maupun instansi terkait lainya,” jelasnya.

Kadis LH Gayo Lues berharap Desa Ume Lah bisa masuk nominasi menjadi Kampung Proklim Utama Tahun 2021, sehingga keseriusan kepala desa, perangkat, dan para tokoh yang selama ini dikoordinir DLH beserta Camat Blangpegayon bisa membangkitkan semangat tokoh desa lain yang ada di Gayo Lues untuk menjaga lingkungan.[]