LHOKSEUMAWE – Universitas Malikussaleh (Unimal) akan membangun tujuh gedung dekanat di dua lokasi kampus. Peletakan batu pertama pembangunan gedung itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini di Kampus Utama Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.
Hal itu disampaikan Rektor Unimal, Dr. Herman Fithra, kepada wartawan usai acara duek pakat pada sosialisasi pembangunan infrastruktur (CWM 01) Project Aksi ADB Unimal, di Aula Meurah Silu, Gedung Pascasarjana Unimal, Lhokseumawe, Selasa, 27 Juli 2021.
Herman Fithra mengatakan tiga gedung dekanat akan dibangun di Kampus Utama Reuleut, dan empat unit di Kampus Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Pembangunan tujuh gedung tersebut akan dilaksanakan PT Hutama Karya (Persero) yang telah ditetapkan sebagai pemenang lelang oleh Kemdikbudristek RI.
Herman menyebut pembangunan infrastruktur (CWM 01) tujuh gedung kuliah tersebut, empat gedung di Kampus Bukit Indah (Fakultas Teknik, FISIP, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi), dan tiga gedung di Kampus Reuleut (Fakultas Pertanian, FKIP, dan Fakultas Kedokteran). “Itu gedung kuliah semuanya serta sebagai ruang perkantoran dan administrasi, karena kampus di Bukit Indah sebagian besar adalah rumah dari eks-ExxonMobil yang dijadikan sebagai perkantoran kampus dan ruang kelas untuk perkuliahan,” ujarnya.
Adapun pagu anggaran pembangunan infrastruktur (CWM 01) tujuh gedung kuliah tersebut senilai Rp169.790.900.000. “Proses mendapatkan project ADB itu pertama kali diajukan pada tahun 2015, hingga terus berproses, dan pelelangan ini tahun sebelumnya. Sehingga pada Juli 2021 telah ditetapkan pemenang yaitu PT Hutama Karya dan sudah tanda tangan kontrak dengan Unimal sampai tahun 2023,” kata Herman.
Direncanakan, kata Herman, pembangunan tujuh gedung di dua lokasi kampus tersebut dimulai pada 1 Agustus 2021.[]




Izin bertanya, pembangunan gedung dekanat ini berupa gedung baru atau sebelumnya sudah ada gedung lama?