BANDA ACEH – Unjuk rasa seribuan mahasiswa di halaman depan Kantor Gubernur Aceh di Kota Banda Aceh, berlangsung rusuh, Selasa, 9 April 2019, sekitar pukul 15.30 WIB. Pengunjuk rasa melempari kaca serta merusak pot-pot bunga.
Pantauan di lokasi, seribuan mahasiswa sebelumnya menggelar unjuk rasa damai, menuntut penghentian operasional tambang PT Emas Mineral Murni di Nagan Raya karena dinilai merusak lingkungan dan mengancam kepemilikan lahan rakyat setempat.
Baca juga: 'Serbu' Kantor Gubernur Aceh, Seribuan Mahasiswa Tolak Perusahaan Tambang Emas
Aksi demo berlangsung damai sejak pagi hari. Namun tiba-tiba suasana menjadi rusuh. Para demonstran melempari kaca jendela bagian depan Kantor Gubernur Aceh.
Aparat kepolisian kemudian mengerahkan armada water canon serta tembakan gas air mata untuk membubarkan massa agar keluar dari perkarangan Kantor Gubernur Aceh.
Reporter: Irman Yusuf.[]Sumber: aceh.antaranews.com


