SUBULUSSALAM – Komunitas Pemuda Pecinta Alam Subulussalam (Komppas) menyerahkan becak motor kepada Wali Kota H. Merah Sakti, S.H., setelah melakukan perjalanan selama tujuh bulan mengelilingi nusantara dari Aceh sampai Papua, dari Sabang Sampai Merauke.

Penyerahan becak mesin yang dihiasi ratusan stiker dan logo kabupaten/kota itu berlangsung di halaman Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Subulussalam dihadiri Ketua Komisi A DPRK Syahrizal Putra Chaniago dan kepala SKPK, Senin, 15 Mei 2017.

Berita acara penyerahan becak motor ditandatangani Amri Purnama disaksikan dua rekannya Andre Solin dan Joni Manik dari Komppas yang telah mempromosikan Kota Subulussalam kepada dunia.

Kepala Dinas Arpus Kota Subulussalam Saiban Gafar mengatakan becak motor bersejarah ini akan ditempatkan di dinas tersebut lantaran Subulussalam belum memiliki gedung museum.

Becak motor berlogokan bendera dan tabir Subulussalam nantinya akan dipajang setiap kegiatan pameran baik dalam maupun luar daerah. Benda bersejarah itu nantinya juga akan memeriahkan pawai dalam rangka Hari Jadi Subulussalam.

“Selain itu, nanti becak ini akan kita buat biografi perjalanan selama tujuh bulan apa saja kendala yang dihadapi ketiga pemuda ini saat mengelilingi nusantara. Dalam buku biografi akan dijelaskan semua supaya masyarakat tahu,” kata Saiban.

Sementara Wali Kota Merah Sakti menyampaikan apresiasi kepada tiga pemuda nusantara masing-masing Amri Purnama, Andre Solin dan Joni Manik yang telah mempromosikan Subulussalam dengan mengelilingi sejumlah daerah di Indonesia.

Merah Sakti mengatakan pemerintah akan memberikan becak motor baru kepada tiga pemuda tersebut dengan syarat di bodi becak harus ada tabir. Karena tabir dan logo Kota Subulussalam sudah melalang buana ke nusantara selama tujuh bulan. Ikon becak dengan motif tersebut harus dipertahankan karena memiliki nilai sejarah.[]