Taisir Islamic Center yang dikembangkan oleh Ust Adi Hidayat segera membuka layanan pendidikan semi formal. Ia menyebutnya sebagai sekolah terbuka berbasis Alquran. Karena sifatnya terbuka maka semua jenjang usia bisa ikut serta. Termasuk anak kecil, berusia tiga tahun, yang sudah.bisa bicara. Adapun orang dewasa bisa membawa anaknya dalam sesi kelas yang dilangsungkan.
Menurut Ust Adi Hidayat yang disampaikan dalam kanal resminya, sekolah tersebut nantinya akan mengkhususkan diri dalam program tahfizh Alquran untuk semua usia. Maksimal program selama satu tahun 8 bulan. Targetnya dalam setahun bisa sudah hafal, selanjutnya akan ada variasi percepatan hafalan dan beberapa teknik mengingat struktur/ taksonomi Alquran.
Ia sendiri akan mengisi kelas sekali dalam sebulan, dengan materi pendalaman, pengayaan dan motivasi. Secara teknis nanti akan ada Admin yang mengelola programnya berbasis media sosial,mungkin. Pembaca bisa mengakses beberapa link relevan tentang judul jurnal ini.
Masih menurut Ust Adi Hidayat, yang disampaikan di Masjid Al Azhar Jakarta di depan para jamaah dan calon siswa, sekolah terbuka ini tidak memungut biaya apapun kecuali biaya keperluan langsung atau iuran spontan untuk pengembangan program.
Beliau menjanjikan para lulusan akan mendapatkan ijazah, program sanad dan riwayat serta lanjutan program relevan, seperti pengkaderan da'i, program imam dan lainnya. Teristimewa adalah, bahwa semua program Alquran di sekolah terbuka ini bekerja sama dengan “manajemen” universitas Al Azhar Kairo dalam urusan agama, rencananya ia akan kesana untuk kesepakatan pada awal maret. Untuk kelancaran program ini dalam bidang SDM pengajar, akan disediakan 30-40 orang dai dari Al Azhar Kairo, terbanyak dari negara lain dengan program sejenis.
Sesi acara persiapan program sekolah ini juga dihadiri oleh para atase dari kedutaan Mesir dan elemen penting Universitas Al Azhar Kairo di bidang Alquran.[]
Kiriman Taufik Sentana
dikutip bebas dari kanal Ust Adi Hidayat Official.



