ANDA ACEH – Ustaz H. Abdul Somad, Lc., M.A., (UAS) bersilaturahmi dengan ulama-ulama dayah Aceh pada Mubes HUDA III, di Grand Aceh Hotel Syariah, Minggu, 25 November 2018, malam.

Dalam ceramahnya, UAS mengatakan bahwa Aceh adalah sebuah model bagi penerapan syariat Islam di zaman demokrasi bagi daerah-daerah lain. Yakni dengan adanya Wilayatul Hisbah, perda syariah, Bank Syariah, rumah zakat, dan sebagainya.

“Amal pejabat yang punya kekuasaan adalah bagaimana mengubah bank konvensional menjadi bank syariah, mati kalian wahai gubernur bupati, mengalir amal pahalanya,” ulang UAS mengenang ucapan yang pernah dikatakannya saat berceramah di tempat-tempat lain saat bercerita tentang penerapan syariah Islam di Aceh.

Dikhawatirkan UAS yang telah sering mempromosikan Aceh kepada daerah-daerah lain sebagai model bagi penerapan syariat Islam, namun ketika orang luar datang ke Aceh menjumpai bahwa yang duduk di dinas syariat tak mengerti syariat, bupati, gubernur, pejabat, wali kota, DPR, jauh dari syariat, terlalu banyak caci maki.

“Seperti seorang anak muda niat awalnya ke Jakarta ingin menjadi foto model, gagal ikut kontes model ikut kontes dai menang jadi ustaz, setelah jadi ustaz baru bingung karena tak bisa baca kitab, sementara sudah dipopulerkan orang, sudah dijadikan bintang iklan. Kita tidak ingin Aceh yang telah menjadi model syariah, tetapi pegawai bank syariah tapi tak mengerti syariah,” kata UAS.

UAS memberikan contoh bagaimana kebangkitan Islam di Turki sekarang, sebagaimana semasa Kemal Atarturk, Turki ekonominya habis, politiknya tumbang, tarekat-tarekat dibubarkan, masjid diubah jadi museum, azan diubah menjadi bahasa Turki. Namun kemudian dari sekolah imam Hatip lahirlah Najmuddin Erbakan, dan Erdogan, seperti juga HUDA di Aceh, yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang bersyariat.

“Belajar kita dari Turki, mungkin ekonomi kita jatuh, politik kita kalah tapi ada satu bibit hijau yang tumbuh ialah dayah. Dan dayah ini disatukan oleh Allah hati pemimpinnya bersatu dalam lembaga HUDA, dari mana kita mulai, Alhamdulillah, dengan terpilihnya ketua pengurus yang peduli,” kata UAS.[]