PIDIE – Utusan khusus KH. Ma'ruf Amin, KH. Lukmanul Hakim, mengingatkan masyarakat Aceh untuk menghadapi Pemilu 2019 dengan damai dan bebas dari informasi hoaks dan fitnah.

“Masyarakat Aceh adalah masyarakat yang cinta damai, dan tidak suka dengan fitnah,” kata KH. Lukmanul Hakim saat bersilaturahim dengan pimpinan pondok pesantren dan ulama di Kabupaten Pidie, Aceh, di Pondok Pesantren Ikhramul Fata, Pidie, Jumat.

Turut hadir Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, didampingi Habib Sholeh Al Muhdar, Habib Ali Assegaf, dan perwakilan Baitul Muslimin, Zuhairi Misrawi. Sedangkan, dari Kabupaten Pidie dihadiri pimpinan dari 25 pondok pesantren atau dayah.

Hakim mengaku membawa pesan khusus dari Cawapres nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin, untuk disampaikan kepada masyarakat Aceh, agar menghadapi pemilu 2019 dengan damai serta bebas dari hoaks dan fitnah.

Ia menyayangkan menjelang Pemilu 2019, yang merupakan proses demokrasi untuk memilih pemimpin selama lima tahun ke depan, justru banyak tersebar informasi hoaks dan fitnah.

“Informasi hoaks dan fitnah yang yang disebar tersebut ditujukan kepada calon presiden-wakil presiden 01, Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf. Karena itu, kami datang ke Aceh, untuk meluruskan hoaks dan fitnah itu, agar pemilu berlangsung damai dan berkah,” katanya.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengingatkan, bahwa hoaks dan fitnah dapat merusak Silaturahmi, ukhuwah, dan kehidupan bermasyarakat. “Apalagi masyarakat Aceh pernah mengalami trauma karena fitnah,” katanya.

Reporter: Riza Harahap []Sumberantaranews.com