28.7 C
Banda Aceh
Kamis, Februari 9, 2023

Veronika dan Ketua DPRA Bahas Rencana Kerja Sama Rusia-Aceh

BANDA ACEH – Deputy Chief of Mission Embassy of The Russian Federation in the Republic of Indonesia, Veronika Novoseltseva, PhD., membahas beberapa isu penting dengan Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri akrab disapa Pon Yahya, terkait rencana kerja sama, Senin, 22 Agustus 2022. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Ketua DPR Aceh, turut ditemani politikus Partai Aceh Ermiadi, staf Wali Nanggroe Dr. A. Raffiq, dan Sekjen Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar akrab disapa Abu Razak.

Dalam pertemuan tersebut, Veronika menyampaikan rasa takjubnya dengan kondisi alam Aceh, yang memiliki hutan, pegunungan, laut dan danau yang indah. Veronika juga menyebut banyak hal yang ingin disampaikan dalam pertemuan itu. Antara lain turut mengundang putra-putri di Aceh agar memanfaatkan peluang beasiswa yang disediakan untuk Indonesia.

“Ada 261 beasiswa yang diberikan Rusia untuk Indonesia, dan kami mengundang pemuda pemudi Aceh untuk mengambil program beasiswa dari Rusia,” kata Veronika kepada Ketua DPR Aceh.

Dia juga berharap Aceh dapat memanfaatkan program pertukaran pelajar yang disepakati antara Rusia dengan Indonesia.

Di sisi lain, Veronika mengatakan saat ini Rusia sedang fokus dalam hal penyelamatan satwa liar yang mulai langka di dunia, seperti harimau. Dia menyebutkan, sama halnya seperti Aceh, Rusia juga memiliki harimau langka yang nyaris punah–yang ada di Amur.

Namun setelah adanya perhatian khusus dari Presiden Vladimir Putin, populasi harimau Amur akhirnya berhasil ditingkatkan. Kondisi ini menurut Veronika, sama seperti yang sedang dihadapi Aceh dengan menurunnya populasi harimau sumatra, gajah sumatra, badak sumatra dan juga orangutan. Dia berharap Rusia bersama Aceh dapat bekerja sama dalam isu terhadap perlindungan satwa liar ini karena memiliki kesamaan.

Veronika memaparkan adanya wilayah-wilayah tertentu di Rusia yang memiliki penduduk mayoritas Muslim, seperti Tatarstan dan juga Chechnya. Menurutnya, sebanyak 90 persen penduduk di dua negara federal Rusia itu beragama Islam seperti di Aceh. Dengan adanya kesamaan itu, dia berharap Aceh dapat melakukan kerja sama dengan Rusia.

Veronika melihat hal yang berbeda antara pemberitaan di media massa dengan kondisi sebenarnya di Aceh. Dia melihat Aceh sangat toleran dengan pihak luar meskipun mayoritas berpenduduk Muslim.

“Apa yang saya lihat di sini sedikit berbeda, terutama dengan apa yang saya baca di dunia barat. Di Aceh sangat toleran, banyak masjid, saya akan memberikan informasi kepada turis-turis Rusia untuk datang ke Aceh dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kehidupan di Aceh. Saya akan menyampaikan hal ini supaya mereka dapat melihat langsung ke Aceh,” kata Veronika.

Sebagai salah satu negara adikuasa di dunia, Rusia juga sangat terbuka untuk bekerja sama dengan semua pihak termasuk dengan Indonesia dan juga Aceh. Apalagi menurut Veronika, Rusia sejak dulu memiliki hubungan baik dengan Aceh. “Dulu kapal-kapal dari Rusia sering lewat dari perairan Selat Malaka,” kisah Veronika.

Hubungan antara Rusia dengan Aceh bahkan dapat dibuktikan dengan keberadaan satu makam pelaut negeri Putin itu di Sabang. Makam perwira angkatan laut Rusia itu hingga kini bahkan dirawat dengan baik. “Wakil Duta Besar Rusia beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke sana,” kata Veronika.

Rusia juga menaruh perhatian besar dengan peristiwa tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 lalu. Negara itu bahkan turut mengirimkan alat-alat medis dan juga tim kesehatan untuk membantu merawat korban gempa tsunami di Aceh. “Alat-alat medis itu bahkan ditinggal untuk Aceh, hanya pekerjanya yang kembali ke Rusia,” ujarnya.

Dalam musibah tsunami tersebut, Rusia juga turut mengirimkan 200 ribu gandum serta bantuan lainnya untuk Aceh.

Sementara itu, Ketua DPR Aceh Saiful Bahri menyambut baik atas kunjungan pihak kedutaan besar Rusia. Dia berharap Aceh dapat memanfaatkan peluang-peluang kerja sama yang dibuka Rusia seperti pertukaran pelajar dan hal lainnya. “Kita sangat mengapresiasi kunjungan ini, kita harap dapat memanfaatkan peluang kerja sama dengan Rusia nantinya,” kata Saiful Bahri.

Pertemuan antara Kedubes Rusia dengan Ketua DPR Aceh berlangsung santai. Banyak candaan yang disampaikan dalam pertemuan itu.

Ermiadi yang ikut dalam pertemuan tersebut juga berharap Aceh dapat memanfaatkan peluang bekerja sama dengan Rusia. Dia mengundang Rusia untuk membuka konsulat di Aceh. “Jangan hanya di Sumatra Utara,” katanya yang disambut tawa kedua belah pihak.[](ril)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Edar Ganja, Seorang Kakek di Pidie Ditangkap Polisi

SIGLI - Seorang kakek berinisial B (60 tahun), warga Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Kabupaten...

Normalisasi Sungai dan Drainase BPBD Pidie Kerahkan Enam Beko

SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengerahkan enam alat berat ekskavator (beko)...

Habibi Inseun: Partai Buruh Aceh Konsisten Perjuangkan Hak Para Buruh

"Partai Buruh lebih bertekad dan berharap dapat mengisi parlemen, mendapat amanat dari rakyat, petani,...

Menyoal Komitmen Partai Lokal Aceh

Menurut lansiran laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, (akses Januari 2023) KPU telah menetapkan...

LSM Desak Pemko Lhokseumawe Tes Urine Semua Pejabat, Jangan Hanya Tenaga Kontrak

LHOKSEUMAWE - Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh mempertanyakan kebijakan Pemko Lhokseumawe yang...

PKK Subulussalam Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Penanggalan Timur

SUBULUSSALAM - Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam menyerahkan bantuan sembako, pakaian layak pakai dan...

Sepuluh Anggota PPS Pidie Diganti, Ini Alasan Ketua KIP

SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie mengganti 10 anggota Panitia Pemungutan Suara...

Presiden Jokowi akan Kunjungi Aceh Utara, Korem Lilawangsa Gelar Apel Pasukan

LHOKSEUMAWE - Presiden RI, Joko Widodo, akan berkunjung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara, Jumat,...

Tgk M Yunus Sambut Baik Pemberangkatan Umrah Melalui Bandara SIM

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Fraksi Partai Aceh, Tgk. M...

Rakor CSR, Pj Wali Kota Lhokseumawe: Janji-Janji, Realisasinya Mana?

LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menunjukkan sikap tegas di hadapan perwakilan...

Ketua PKS Aceh: Semua Pihak Perlu Duduk Kembali, Rembuk UUPA

"Setahu saya, itu kan sudah disahkan oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), tinggal, ya, kemudian...

MaTA Sorot Sejumlah Proyek APBN di Aceh Mangkrak, Bendungan Irigasi Hingga Rumah Susun Pesantren

BANDA ACEH – Masyarakat Transparasi Aceh (MaTA) menyoroti sejumlah proyek bersumber dari APBN tahun...

JASA Bireuen Nilai DPRA Bungkam Terkait Bendera Bintang Bulan

"Kami mempertanyakan, kami ingin DPRA memperjelas qanun bendera Aceh yang sudah disahkan oleh pemerintah...

Persaudaraan Aceh Seranto Sampaikan Dukacita Atas Gempa Turki

"Saya mewakili seluruh pengurus PAS Aceh meluangkan dukacita mendalam untuk korban gempa Turki dan...

PUPR Aceh Utara Paparkan Perjuangan Lahirnya Proyek Jembatan Sarah Raja, Balai Jalan Nasional Harus Tuntaskan

ACEH UTARA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara merespons terkait...

Pengulu Desa Lestari Dipanggil Kejari Gayo Lues, Ini Kasusnya

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gayo Lues memanggil Pengulu (Kepala Desa) Lestari atas...

Proyek Jembatan Gantung Sarah Raja-Sarah Gala Diduga Mangkrak

ACEH UTARA - Warga Dusun Sarah Raja, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...

Anies Baswedan Disebut Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Uno

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Terima Pengurus IDI, Ketua DPRK Diskusikan Stunting di Banda Aceh

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar,...

Tekan Inflasi, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah 5 Hari Berturut-turut di 5 Lokasi

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga...