SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., mengatakan pasar murah segera diadakan untuk membantu dan menjaga perekonomian masyarakat di tengah pandemi global Covid-19.
Hal itu disampaikan Affan Alfian Bintang dalam Video Conference (Vidcon) bersama Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah serta Bupati/Wali Kota dan Sekretaris Daerah se-Aceh di pendopo wali kota, Kamis, 14 Mei 2020.
"Untuk menjaga perekonomian masyarakat, kami akan mengadakan pasar murah dalam waktu dekat ini," kata Walkot Affan Alfian Bintang dalam siaran pers dikirim Kabag Humas dan Protokol Sekdako Subulussalam, Mhd Amrin Cibro. S.Sos kepada portalsatu.com/.
Walkot Affan Alfian Bintang juga menyampaikan berdasarkan laporan terkini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Subulussalam, sejak Maret hingga April tidak ada kenaikan yang signifikan terhadap harga sembako, kecuali dua minggu jelang Ramadan 1441 H.
“Akan tetapi jelang Ramadan, ada sedkiit kenaikan bahan pokok seperti telur, gula dan bawang merah,” ungkap Bintang.
Bintang menambahkan, kondisi bahan pokok di Kota Subulussalam cukup stabil dan tidak ada permasalahan berarti yang berpengaruh terhadap inflasi. Namun ada kenaikan seperti gula pasir dan bawang merah, sehingga untuk kondisi keseluruhan sembako bisa dikatakan relatif stabil.
Di samping itu pula, ada beberapa permasalahan terjadi di Kota Subulussalam, seperti kelangkaan LPG 3 kg yang menyebabkan keresahan dan kesulitan di tengah masyarakat.
“Kami berharap pada Bapak Plt. Gubernur Aceh agar dapat menambah kuota gas untuk mengatasi kelangkaan gas di Kota Subulussalam dalam beberapa waktu terakhir ini,” harap Affan Bintang.
Selain itu, Affan Bintang menjelaskan, dalam menjaga pasokan bahan kebutuhan pokok, Kota Subulussalam masih sangat bergantung pada pasokan daerah lain yaitu Provinsi Sumatera utara. TPID Kota Subulussalam juga menjalin hubungan baik dengan daerah lain untuk memastikan kelancaraan pemenuhan bahan pokok seperti sayuran dan lainnya untuk dapat didistribusikan ke Bumi Sada Kata.
“Untuk distribusi dari Provinsi Aceh ke Kota Subulussalam tidak ada kendala, sehingga kebutuhan barang strategis tidak mengalami kendala,” ucap Affan Alfian Bintang.
Ketua DPC Hanura Kota Subulussalam ini juga menegaskan hingga saat ini, tidak ada praktek penimbunan bahan pokok dan barang strategis lainnya. Namun untuk kenaikan harga diakui ada sedikit lonjakan tapi tidak begitu signifikan.[](rilis)




