TAKENGON – Citra pendidikan di Aceh kembali tercoreng setelah sebelumnya sempat beredar video salah seorang siswi sedang adu mulut dengan petugas gabungan, yang tejaring dalam Operasi Zebra Rencong di lintas Takengon – Bireuen, tepat di Desa Paya Tumpi, Aceh Tengah. Kini, video duel dua siswi yang diduga terjadi di Desa Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, kembali merambat luas di media sosial, Minggu, 19 November 2017.
Dari video yang diposting 17 jam lalu tersebut terlihat dua siswi berseragam sekolah sedang berkelahi. Mereka masing-masing menggunakan seragam pramuka dan putih abu-abu. Dalam video itu juga tampak sejumlah siswa lainnya dari dua kubu tersebut. Sejumlah karib mereka tampak membiarkan pertikaian mereka, hingga akhirnya salah satu diantaranya merelai perkelahian itu.
Video tersebut juga telah dibagikan sebanyak 11 kali dan telah ditonton oleh 803 pengguna facebook. Video yang berdurasi 2:27 detik itu mendapat beragam komentar “pedas” dari warganet. Mereka terlihat berang dengan terjadinya aksi perkelahian dua siswi itu.
“Memalukan,” tulis Rahmayani Ali Hakim di kolom komentar video itu.
Menanggapi perihal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Tengah, Drs. Uswatuddin, mengaku telah mengetahui adanya video duel dua siswi yang viral di media sosial. Pihaknya, kata Uswatuddin, juga sedang menelusuri keabsahan video tersebut. Informasi yang diterima pihaknya menyebutkan kejadian itu berlangsung di arena pacuan kuda, Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.
“Sedang kita selidiki, siswi mana dan penyebabnya apa. Yang jelas, ini anak kita. Jadi ini tanggung jawab kita semua,” kata Uswatuddin, Minggu 19 November 2017.[]


