ACEH UTARA – Pembangunan kantor baru Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara menghabiskan dana yang tidak sedikit melalui penganggaran tahun jamak.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, dalam sambutannya pada acara peusijuek Kantor DPRK, di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, Kamis, 10 Juni 2021. Fauzi mengatakan pembiayaan untuk pembangunan kantor Bupati dan DPRK tidak bisa dilakukan sekaligus, harus dilakukan bertahap sejak tahun 2013 hingga 2020.

“Bahkan pada tahun 2019, anggaran untuk pembangunan kantor Bupati dan DPRK sangat minim dari total kebutuhan karena terbatasnya anggaran Aceh Utara saat itu,” ujar Fauzi.

Menurut Fauzi, sebenarnya Pemkab Aceh Utara sudah bisa berkantor di Landeng, Lhoksukon, pada Maret 2020. Namun, karena pandemi Covid-19 sehingga ada penundaan sementara. Kini Pemkab Aceh Utara termasuk DPRK berkantor di Lhoksukon.

“Kami dapat memahami ada protes kecil yang timbul di tengah masyarakat yang mempertanyakan tentang lambatnya pemindahan operasional kantor Bupati dan DPRK ke Ibu Kota Aceh Utara di Landeng, Lhoksukon. Ini sebenarnya bukan kehendak Bupati dan Wakil Bupati, dan tidak ada rasa enggan kami untuk berkantor di Lhoksukon. Namun, karena kondisi dan keadaan sehingga semua rencana berjalan tidak sesuai dengan harapan kita semua,” kata Fauzi

Fauzi menyebut Pemkab berupaya keras untuk menyelesaikan tahap finishing pembangunan kantor Bupati dan DPRK, sehingga bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

“Terhadap pelayanan publik tetap kami prioritaskan, terutama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti dokumen administrasi kependudukan. Saat ini kami telah menyiapkan prasarana layanan dokumen kependudukan di wilayah barat di Kecamatan Banda Baro dan wilayah timur di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Gedungnya sudah siap, perangkat kerja lainnya akan dianggarkan di tahun 2021,” ujar Fauzi.

Sehingga, kata Fauzi, masyarakat di wilayah barat dan timur dapat mengurus KTP dengan mudah, tidak perlu lagi datang ke Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil di Lhoksukon.[]