BIREUEN — Wakil Bupati Bireuen H. Muzakkar A. Gani memimpin upacara Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-58 dan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin, 11 September 2017.
Haornas ke-34 yang mengambil tema Olahraga Menyatukan Kita diikuti unsur PNS di lingkungan Pemkab Bireuen, Forkopimda, OKP, ormas, LSM, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan ini, Muzakkar membacakan amanat Presiden Joko Widodo. Inti amanatnya, peringatan Haornas ke-34 ini, merupakan salah satu momen penting bagi pembangunan olahraga Indonesia, serta momentum yang sangat baik untuk introspeksi diri dan evaluasi secara menyeluruh tentang peran besar olahraga dalam perspektif pembangunan nasional secara utuh.
Seperti yang kita rasakan bahwa pembangunan olahraga di samping menciptakan daya saing prestasi, juga untuk membangun karakter bangsa. Hal tersebut sangat sejalan dan seiring dengan kebijakan nasional revolusi mental, katanya.
Penyelenggaraan pembudayaan olahraga perlu mengedepankan prinsip 5M: murah, menarik, massal, meriah, dan manfaat.
Presiden mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama bupati/wali kota dengan menghadirkan olohraga di desa-desa melalui Gala Desa agar muncul banyak bibit atlet dari desa di samping untuk menggerakkan kembali hidup aktif masyarakat di desa.
“Juga menggelar Gowes Pesona Nusantara, sebuah ajakan bersepeda untuk sehat, ramah lingkungan, hemat energi, dan juga membangun untuk hidup aktif sesuai amanat Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” katanya.
Pada kesempatan itu juga dibacakan sambutan Gubernur Aceh terkait peringatan Hardikda, yang menyebutkan, Pemerintah Aceh meningkatkan perhatian bagi kemajuan pendidikan di daerah ini setiap tahun akan mengucurkan sekitar 2 persen dari APBA untuk pendidikan.
“Beberapa langkah terobosan perlu terus kita tingkatkan antara lain upaya peningkatan mutu guru, serta manajemen sekolah pada setiap jenjang pendidikan menyiapkan konsep lembaga pendidikan vokasional.”
Khususnya SMK, guna menghasilkan generasi muda terampil di bidang-bidang tertentu meminta agar pembinaan SDM tenaga kependidikan di sejumlah UPTD agar ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.
Pada kesempatan itu juga dibacakan surat keputusan calon pegawai negeri sipil formasi pegawai tidak tetap Kementerian Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Pada upacara tersebut juga diserahkan piagam pendidikan dan piagam olahraga serta penyerahan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.[] (*sar)




