SIGLI — Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud mengajak semua masyarakat untuk dapat bertakziah dan menyumbang tahlil dan samadiah kepada tiga korban kecelakaan jalan Tol Cipali Indramayu selama tujuh hari. Karena itu merupakan tradisi budaya masyarakat Aceh dalam rangka menghibur keluarga musibah.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati pada acara penyambutan jenazah istri Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) bersama dua jenazah lainnya yang tiba di Meuligoe Bupati Pidie di Sigli, Sabtu, 9 Desember 2017, sekira pukul 17:45 WIB.

“Kami mengajak kepada handai taulan untuk dapat bertakziah ke rumah duka, karena pihak keluarga masing – masing membuka pintu mulai malam pertama hingga seuneujoh (malam tujuh),” kata Fadhlullah dalam acara penyambutan jasad dari Banda Aceh lalu menyerahkan kepada pihak keluarga.

Sudah adat kebiasaan masyarakat Aceh kata dia, setiap orang meninggal ada dibuka pintu untuk bertakziah selama tujuh hari tujuh malam. Tujuannya agar masyarakat dapat menyumbangkan doa tahlil dan tahmid untuk dikirimkan dan memohon kepada Allah dapat memberi pengampunan kepada almarhum dan almarhumah.

“Tradisi itu selain untuk menyumbangkan doa juga sebagai bentuk silaturahmi untuk menghibur keluarga yang tekena musibah,” ujarnya.

Adapun tida lokasi rumah duka yang dibuka pintu hingga tujuh hari, masing –masing, rumah Syarifah di Gampong Pu’uk, Kecamatan Delima. Rumah Afdal Daud di Gampong Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli. Dan rumah Cut Rita Zahra di Gampong Pinueng Mee Tanoh, Kecamatan Peukan Baro.[]