LANGSA – Drs H Marzuki Hamid MM, Wakil Wali Kota Langsa, mengisi acara rubrik Peh Tem (diskusi) di Radio Komunitas Kampus Zawiyah Cot Kala (RK ZCK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Jumat 22 April 2016.

Diskusi yang dipandu oleh Andika Jaya Putra MA pada pukul 15.00 WIB itu mengangkat tema tentang gotong-royong dalam kebiasaan masyarakat Aceh. Hal ini selaras dengan semangat Pemko Langsa di bawah kepemimpinan Usman Abdullah SE dan Marzuki Hamid yang sedang menggalakkan budaya gotong-royong bagi masyarakat Kota Langsa.

Dalam talk show di RK ZCK Marzuki Hamid menyampaikan, bahwa semangat gotong-royong sudah mulai hilang di kalangan masyarakat Aceh secara keseluruhan dan khususnya Kota Langsa.

“Meskipun beberapa gampong (desa)  masih ada yang menjaga tradisi gotong-royong, namun hal itu sangat minim dan tidak berbanding dengan gampong-gampong yang melupakan tradisi ini, bahkan menolak sebagai tradisi zaman,” ujar Marzuki Hamid.

Padahal kata dia, budaya gotong-royong merupakan tradisi dan ciri khas dari masyarakat Aceh tempo dulu. Karena gotong-royong merupakan salah satu media bagi masyarakat dalam menjaga ukhuwah, membangun daerah, menjaga ketahanan dan menjalankan perintah agama.

Pemerintah Kota Langsa saat ini juga sedang berupaya mengangkat kembali budaya gotong-royong bersama masyarakat agar kembali menjadi tradisi. Sehingga, Kota Langsa yang sedang mewujudkan diri menjadi kota berperadaban Islami dapat berjalan dengan baik.

“Kita mengajak seluruh masyarakat Kota Langsa, agar bergerak dan membangun kembali budaya gotong-royong sebagai tradisi masyarakat Aceh,” ajaknya seraya menambahkan, para pimpinan gampong juga harus mengajak masyarakat untuk mewujudkan hal dimaksud.

Sementara Andika Jaya Putra usai penyiaran mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program rutinitas yang dilakukan RK ZCK bagi tokoh-tokoh di Kota Langsa.[](tyb)