DOA adalah inti komunikasi hamba dengan Allah SWT. Namun, agar doa lebih mustajab—mudah dikabulkan—kita perlu mengetahui waktu mustajab dan adab yang sesuai.
Dengan menempatkan doa pada momen-momen utama dan menjaga etika, harapan kita lebih berpeluang diterima.
Sepertiga Malam Terakhir: Waktu Tahajud adalah momen spesial ketika Allah turun ke langit dunia. Memanjatkan doa pada saat ini keutamaannya tinggi.
Antara Azan dan Iqamah: Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa di sela adzan dan iqamah tidak tertolak bagi yang memperdengarkannya.
Saat Sujud dalam Shalat: Posisi sujud paling dekat dengan Allah; manfaatkan detik sujud untuk memohon hajat dan kebaikan.
Bersuci Diri: Pastikan dalam keadaan berwudhu, bersih pakaian, dan menutup aurat.
Menghadap Kiblat dan Mengangkat Tangan: Ikuti sunnah dengan khusyuk menghadap Ka’bah dan merentangkan tangan saat berdoa.
Memulai dengan Puji-pujian dan Shalawat: Awali doa dengan memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW agar doa diringankan.
Dengan menggabungkan waktu mustajab dan adab doa sesuai tuntunan, insya Allah doa kita lebih dekat dikabulkan, baik di dunia maupun akhirat.[]
Rangkuman: Aditya


