BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) peduli sosial di tengah wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) khususnya di Banda Aceh.

Upaya pencegahan terhadap virus corona yang telah dinyatakan sebagai pandemi merupakan tanggung jawab semua pihak. Seluruh elemen harus bahu-membahu melakukan upaya-upaya pencegahan, tak terkecuali ASN di jajaran Pemko Banda Aceh.

“Membantu pencegahan adalah hal yang utama, misalnya dengan melakukan edukasi masyarakat. Tak kalah pentingnya adalah memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19,” kata Aminullah dalam keterangan resminya, Sabtu, 4 April 2020.

Menurut Aminullah, kebersamaan adalah hal yang sangat penting untuk mengatasi masa sulit ini. Oleh karena itu, dukungan semua elemen dibutuhkan dalam memerangi pandemik wabah corona di Banda Aceh. “ASN harus berada di garda terdepan, karena memiliki beberapa kemudahan,” ujarnya.

Aminullah meminta setiap SKPK berkontribusi, misalnya melakukan kegiatan bakti sosial atau berbagi sembako untuk warga yang terdampak Covid-19. Seluruh bantuan itu difokuskan kepada warga miskin, dayah dan panti asuhan, serta untuk petugas cleaning service dan satpam. Langkah ini dilakukan sebagai upaya gotong royong membantu sesama warga 'Kota Gemilang'.

“Saya sudah memberi perintah dan arahan. BPKK misalnya telah membagi-bagikan sembako bagi warga. Demikian juga BKPSDM, bahkan para medis RSUD Meuraxa secara sukarela membuat Alat Pelindung Diri (APD) untuk dipakai dan dibagikan kepada para pasien. Untuk PDAM, saya sudah minta diberi keringanan sampai 50% untuk tagihan bagi keluarga tidak mampu. Ada juga yang telah memberikan bantuan seperti sembako, masker dan makanan untuk masyarakat dan petugas posko Covid-19,” jelas Aminullah.

Wali Kota juga meminta setiap SKPK mendorong organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) ikut berpartisipasi dalam penanganan penyebaran dan penularan Covid-19.

“Saya ingin, organisasi istri ASN juga memiliki rasa kepedulian terhadap sesama dalam upaya melawan pandemi corona,” kata Aminullah.

Aminullah mengingatkan apapun kegiatan yang dilakukan, tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya selalu cuci tangan dan menjalani physical distancing (menjaga jarak) dalam berinteraksi. “Alhamdulillah, saya senang dan berterima kasih kepada warga Banda Aceh, yang selama ini selalu mematuhi arahan kami dan juga arahan Pemerintah Aceh. Sampai hari ini, di Banda Aceh tidak ada tambahan yang dinyatakan positif Covid-19. Kita terus berdoa dan berikhtiar pandemi ini cepat berlalu,” pungkasnya.[]