BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal, SE, mengatakan sejatinya apa yang dikonsumsi manusia akan berdampak pada kesehatan tubuhnya. Karenanya makanan yang sehat dan aman sangat dibutuhkan masyarakat konsumen manapun, termasuk masyarakat Banda Aceh.

“Zat kimia seperti borax dan formalin banyak beredar, masyarakat harus lebih cermat dan teliti untuk mengetahui ciri-cirinya agar bisa menghindari mengkonsumsinya,” ujar Illiza saat menghadiri peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) di Blang Padang, Banda Aceh, Minggu, 29 Mei 2016.

Dia mengatakan dalam waktu dekat Pemkot Banda Aceh bekerjasama dengan Balai POM akan merazia bahan kimia berbahaya. Hal ini dilakukan dalam rangka memberi kenyamanan bagi warga kota melaksanakan ibadah puasa nanti.

Selain itu, pada peringatan Harkonas tersebut, Illiza juga meminta warga kota lebih hati-hati memilih pakaian. Pasalnya, akhir-akhir ini sudah sangat banyak masuk pakaian bekas ke Banda Aceh.

“Sudah banyak masuk di Banda Aceh, harus lebih hati-hati karena pakaian bekas mengandung bakteri dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita,” kata Illiza.

Pada kesempatan tersebut, Disperindag Aceh juga memberikan door prize kepada warga yang mengikuti acara Harkonas di Blang Padang.

Pengundian dilakukan, dan Illiza menemukan angka 945 yang ternyata hadiahnya jatuh kepada Yuni, seorang Ibu Rumah Tangga. Yuni yang menggendong anaknya bergegas  ke atas panggung dan menerima hadiah Kulkas yang diserahkan Illiza.

Hari Konsumen Nasional diperingati untuk mendorong semakin banyak pihak yang termotivasi membangun konsumen yang cerdas dan pelaku usaha yang semakin memiliki etika dalam usahanya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pembentukan-pembentukan jejaring komunitas perlindungan konsumen, dan menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi di Indonesia.[](bna/rel)