SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam H Merah Sakti meresmikan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jontor di Kampung Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kamis, 13 April 2017.

Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Wali Kota Salmaza, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Mashuri, dan unsur Muspika Kecamatan Penanggalan.

Merah Sakti mengatakan pembangunan fasilitas kesehatan di Kampung Jontor ini untuk memangkas jarak tempuh selama ini seperti warga Desa Lae Ikan, Jontor dan Sikelang berobat ke Puskesmas Penanggalan yang berada di kawasan pusat kota atau berbatasan langsung dengan Kecamatan Simpang Kiri.

“Karena itu saya tegaskan, mulai dari kepala dinas, kepala puskesmas dan petugas kesehatan kesehatan harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Merah Sakti.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam Mashuri mengatakan, bangunan Puskesmas Jontor bersumber dari DAK 2016 senilai Rp 6,4 miliar. Bangunan ini dilengkapi rumah dinas medis 3 unit, rumah dinas dokter 2 unit, aula pertemuan 1 unit, pagar keliling dan gudang generator listrik.

Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Subulussalam ini menjelaskan manfaat Rumah Tunggu Kelahiran untuk menampung pasien yang mengalami kendala saat  melahirkan.

“Mereka bisa menginap beberapa hari di RTK. Di sana kita juga menyiapkan bidan untuk membantu warga yang ingin melahirkan. TRK ini berada tidak jauh dari puskesmas, program ini bagian dari visi misi wali kota dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Mashuri.

Selain itu, kata Mashuri, Dinas Kesehatan Kota Subulussalam juga menyiapkan nomor darurat untuk melayani masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan medis.

Program ini disebut Public Safety Center (PSC), posko induk berada di Puskesmas Penanggalan. Dua unit ambulans bersiaga di sana dan melayani panggilan masyarakat 24 jam.

“Program PSC menyiapkan nomor kontak dan posko di salah satu ruang di Puskesmas Penanggalan. Warga bisa menghubungi langsung ke nomor 0822-7280-8234 atau langsung mendatangi tim medis di posko,” kata Mashuri.[]