ACEH UTARA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., meninjau tiga lokasi rencana pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 18 September 2025.

Ketiga lokasi yang ditinjau Wamen Stella ialah Gampong Buket Seuntang, Gampong Meunje Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, dan Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Stella turut didampingi Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil akrab disapa Ayahwa, Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si., Kadisdik Aceh Utara, Jamaluddin, Kadis PUPR Aceh Utara, Jafar, Kadisdik Provinsi Aceh, Marthunis, serta unsur Forkopimda lainnya.

Stella kepada wartawan mengatakan pihaknya meninjau tiga lokasi di Aceh Utara yang mungkin berpotensi untuk tempat Sekolah Garuda baru. Dia menyebut program Sekolah Garuda visi dari Presiden RI, Prabowo Subianto untuk memberikan akses putra-putri terbaik bangsa.

“Untuk itu, kami mengunjungi calon lokasi Sekolah Garuda baru. Hanya 20 sekolah yang dibangun baru hingga 2029 di luar Pulau Jawa. Hasil kunjungan ke Aceh Utara, calon lokasi yang paling berpotensi adalah di lahan satu (Gampong Buket Seuntang, Kecamatan Lhoksukon), karena secara lahannya sudah strategis. Kalau kita melihat dari aspek kemudahan maupun aspek pertanahan mungkin lahan tersebut yang layak,” kata Stella.

Stella menambahkan, alokasi anggaran per Sekolah Garuda Baru senilai Rp233 miliar. Namun, pemerintah telah menganggarkan sejumlah dana untuk mendukung Sekolah Unggulan Garuda, termasuk dana abadi yang bertujuan untuk menjamin keberlanjutan program pendidikan di Indonesia.

“Adanya pembangunan sekolah ini ke depan, kita sudah memperhitungkan dampak pertumbuhan ekonomi lokal itu sangat besar. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI, yang menempatkan di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek),” ujar Stella.

Stella menyebut pihaknya juga mengajak perguruan tinggi di Indonesia dari perencanaan awal sekolah tersebut.

Namun, dia belum dapat memastikan Aceh Utara akan mendapatkan Sekolah Garuda tersebut. Kunjungan yang dilakukan ini untuk melihat calon lokasi.

“Setelah peninjauan ini nantinya kita akan mempelajari secara seksama dan baru diambil keputusan, tentunya harus ada persetujuan dari Bapak Menteri dan Presiden Prabowo,” ujar Stella.

Bupati Ayahwa mengucapkan terima kasih kepada Wamen Diktisaintek yang telah mengunjungi Aceh Utara. Diharapkan Sekolah Unggul Garuda itu terbangun di daerah ini.

“Alhamdulillah, ketersediaan lahan kita cukup memadai. Untuk calon lokasi SMA Unggul Garuda akan dibangun di Gampong Buket Seuntang seluas 21 hektare, dan Gampong Meunje Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon 210 hektare. Sedangkan di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera seluas 24 hektare. Ketiga lokasi lahan itu milik Pemkab Aceh Utara,” ujar Ayahwa.[]