Senin, Juli 15, 2024

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...

Kadispora Lhokseumawe Apresiasi Pejuang...

LHOKSEUMAWE - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Provinsi Aceh di Aceh Timur...
BerandaWamen ESDM Ucapkan...

Wamen ESDM Ucapkan Terimakasih kepada Karyawan Museum Tsunami Aceh

BANDA ACEH – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Amen Archandra Tahar, M.Sc., Ph.D mengucapkan terimakasih atas sambutan para karyawan Museum Tsunami Aceh dalam kunjungan perdananya hari ini (Sabtu, 8/4) pukul 14.00 WIB.

“Terimakasih atas keramah-tamahan seluruh karyawan Museum Tsunami Aceh. Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal jariah dan kebaikan untuk kita semua,” ungkap Archandra.

Koordinator Museum Tsunami Aceh, Almuniza Kamal, SSTP., M.Si., yang menyambut langsung kedatangan Wakil Menteri ESDM ini mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk ‘perhatian’ dari pemerintah dan menjadi motivasi bagi seluruh karyawan  untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik di kemudian hari.

Dalam kunjungan tersebut,  Archandra menyempatkan diri untuk bertegur sapa, berdiskusi, dan berfoto bersama dengan karyawan Museum Tsunami Aceh. Ia berpesan agar keramahan dan pelayanan yang diberikan oleh karyawan museum menjadi niat yang tulus untuk memberikan pemahaman edukasi dan dapat menjadi ‘pengingat’ akan peristiwa yang menelan jumlah korban yang sangat besar. Bukan untuk mengingatkan kesedihan dari peristiwa tsunami melainkan menjadi sarana penyampaian informasi untuk lebih sigap dan siap menghadapi bencana yang mungkin akan terjadi kapan dan di mana saja.

“Yang terpenting bukanlah melihat masa lalu, tetapi melihat apa yang akan terjadi di hadapan kita, yaitu masa depan bila mungkin terjadi kembali peristiwa yang sama,” tambahnya.

Museum Tsunami Aceh yang dibangun pada tahun 2007 di bawah pengawasan dan pembiayaan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral hingga saat ini pengelolaan secara operasional masih berada di bawah pengawasan dan tanggung jawab Badan Geologi KESDM beserta Pemerintah Aceh.

Archandra juga sempat berjanji akan memperlajari lebih dalam mengenai status Museum Tsunami Aceh agar dapat dikelola lebih baik dan dapat memberikan pelayanan yang lebih prima di masa yang akan datang.[] (rel)

Baca juga: