NIBONG – Wanita cantik asal Kota Solo, Eni Marlianasari (36), memeluk Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Nurul Iman, di Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Senin, 19 November 2018.
Eni yang sebelumnya non-Muslim, mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh Tgk. H. M. Rasyid, Imam Masjid Besar Kecamatan Nibong itu. Prosesi itu disaksikan Danramil Nibong, Kapten Inf. Salihin, Camat Fauzi Saputra, Kepala KUA Tgk. Andi Saputra, Ketua Remaja Masjid Zaiyadi, Mukim Paya Zainal Abidin, dan Ketua Forum Geuchik, Mansyari.
Prosesi diawali dengan pembacaan ayat Alquran oleh Sekcam Nibong, Tgk. Ibrahim. Lalu, pengarahan atau tausiyah disampaikan Kepala KUA Nibong, Tgk. Andi Saputra, dan bimbingan mengucapkan dua kalimat syahadat serta doa oleh Tgk. H. M. Rasyid, Imam Masjid Nurul Iman.
Eni mengaku mempelajari Islam sejak tahun 2005. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, ia sering melakukan praktik shalat. Perempuan kelahiran tahun 1983 ini datang dari Solo menjumpai temannya di Aceh, lalu ke Nibong untuk memeluk Islam.
Setelah memeluk Islam, Marlianasari diberi nama alias Maulidia. Ia juga mendapat bungong jaroe (hadiah) dari para hadirin yang menyaksikan prosesi tersebut.
Sementara itu, dalam tausiyah-nya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Nibong, Tgk. Andi Saputra mengatakan, pemahaman Islam Rahmatan Lil 'Alamin dari kebiasaan yang dianjurkan dalam Islam, yaitu mendoakan kesejahteraan setiap kali bertemu saudara seiman lainnya dengan lafal 'Assalamu'alaikum', dan mengucap 'basmallah' setiap kali memulai sesuatu yang baik berupa perkataan maupun perbuatan.
“Basmallah mengandung arti Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dua hal ini, salam dan basmallah mencerminkan betapa Islam itu datang bermaksud mewujudkan kesejahteraan, kasih dan sayang (rahmat) bagi sekalian alam,” ujarnya.
“Belajarlah Islam pada ahlinya yang dapat menghantarkan kita kepada praktik nilai menyejahterakan, tebar kasih dan sayang sebagai modal untuk mendapat keridhaan-Nya sehingga kita kelak dapat menjadi penghuni surga-Nya,” ucap Kepala KUA Nibong.
Camat dan Danramil Nibong berpesan kepada seluruh hadirin untuk sama-sama ikut membantu dan peduli terhadap keberlanjutan kehidupan mualaf yang ada di lingkungan masing-masing.[]
Penulis: Abdul Hamid




