SUBULUSSALAM – Plt. Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran baru mendapat kabar bahwa salah seorang warganya, M Disal (38), asal Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, dilaporkan sedang sakit parah di Malaysia dan tidak memilik biaya untuk balik ke Aceh.
“Ini saya baru dapat kabar, ada warga kita kabarnya lagi sakit di Malaysia,” kata Tgk. Amran saat dikonfirmasi portalsatu.com via sambungan telepon, Rabu, 15 Januari 2020.
Tgk. Amran menyebutkan, pihaknya akan mengumpulkan data identitas M. Disal serta alamat yang bersangkutan di Malaysia. Selanjutnya, kata Tgk. Amran, pihaknya akan berkomunikasi langsung dengan komunitas warga Aceh Selatan yang saat ini berada di Malaysia.
“Pemkab Aceh Selatan akan berupaya membantu memulangkan M. Disal dari Malaysia ke Aceh,” kata Tgk. Amran.
Setelah mendapat informasi, Tgk. Amran langsung berkoordinasi dengan warga Aceh Selatan di Malaysia, meminta membantu proses pengurusan administrasi agar M. Disal bisa segera pulang ke Jambo Keupok.
“Barusan Pak Plt. Bupati langsung berkomunikasi warga Aceh Selatan di Malaysia. Mereka minta nomor kontak yang bisa dihubungi di Malaysia,” kata Alih, loyalis Tgk. Amran kepada portalsatu.com saat sedang berada di Kantor Bupati Aceh Selatan.

(Alih, warga Jambo Keupok menghadap Plt. Bupati Aceh Selatan menyampaikan kondisi M. Disal sedang sakit parah di Malaysia, Rabu, 15 Januari 2020. Foto istimewa)
Sebelumnya diberitakan, M Disal (38), warga Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, saat ini berada di Dengkil Kampung Haji, Malaysia dilaporkan sedang mengalami sakit parah.
Kondisi fisiknya dilaporkan semakin menurun, ia tampak mengunakan pembalut (pempes) akibat fisiknya tidak kuat jika terlalu sering ke kamar mandi. M. Disal terlihat berada di salah satu ruangan, tidur beralaskan karpet plastik, dibalut satu lembar selimut.
Keluarga M. Disal di Aceh Selatan ingin memulangkan anggota keluarga mereka kampung halaman, namun terkendala masalah masalah ekonomi. Kondisi keluarga M. Disal di kampung berasal dari keluarga miskin, mereka tidak memiliki uang untuk membantu proses pemulangan M. Disal.
“Kondisi keluarganya di kampung warga kurang mampu, mereka tidak punya biaya untuk membawa pulang M. Disal ke Aceh,” kata Kepala Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, Istarab kepada portalsatu.com, Selasa malam.
Sementara M Disal sendiri, kata Istarab, sudah mulai pasrah dengan kondisi sakit yang sedang ia alami. Selain mengetahui kondisi ekonomi ke keluarga di kampung, kondisi kesehatannya juga semakin menurun.
Dalam percakapan dengan kerabatnya, M. Disal mengaku sudah iklas jika pun tak bisa pulang ke kampung halaman.
“Dia sudah pasrah, cuma kita coba kasih tetap semangat, semoga cepat sembuh. Dia bicara saja dia susah kali, seperti tidak ada tenaga,” kata Istarab menceritakan kondisi kesehatan M. Disal saat berbicara via WhatsApp dengan yang bersangkutan.
Kades Jambo Keupok Istarab berharap bantuan para kaum dermawan kiranya dapat membantu proses pemulangan M. Disal ke Aceh Selatan. Sementara pihak keluarga cuma bisa pasrah dan berdoa semoga M. Disal cepat sembuh dan bisa kembali ke kampung halaman, untuk berkumpul kembali dengan keluarga.[]






