SIGLI –  Ibram (47), warga Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, kritis akibat dibacok orang, yang kini sudah diketahui identitasnya oleh polisi, di kamp kawasan pengunungan KM 14 Geumpang, Sabtu, 4 Januari 2020, sekira pukul 22:00 WIB. Kamp itu berada di kawasan tambang emas. Polisi sedang memburu pelaku.

Infornasi diperoleh portalsatu.com, Ahad, 5 Januari 2020, dari Mukim Bangkeh, Geumpang, Nyak Cut, korban dalam kondisi berlumuran darah terpaksa diangkut dengan tandu selama 7 jam perjalanan dari lokasi kejadian ke Puskesmas Geumpang yang jaraknya diperkirakan 14 kilometer. 

“Pastinya kita kurang tahu apa modus dan lokasinya, tapi peristiwa pembacokan itu korbannya salah seorang warga Gampong Pulo Lhoih,” kata Nyak Cut kepada portalsatu.com.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, melalui Kasat Reskrim AKP Eko Randi Oktama, Ahad, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kejadian penikaman menimpa Ibram di kamp kawasan pegunungan Geumpang.  

“Modusnya belum kita ketahui. Namun kita duga penikamam korban motif sakit hati,” kata Kasat yang mengaku pihaknya sedang melakukan pengejaran pelaku yang sudah diketahui identitasnya. 

Kasat menjelaskan, kronologi kejadian itu, Sabtu, sekira pukul 22:00 WIB, Ibram datang seorang diri ke kamp milik Saifullah Basyah (45), warga asal Kecamatan Simpang Tiga, Pidie. Niatnya ingin bertemu Saifullah. 

Ketika korban sedang duduk dalam kamp, tiba-tiba diserang pelaku. Tubuh korban dihujani bacokan dari arah samping dan belakang hingga korban tersungkur dan menjerit minta tolong. Saat itu suasana di dalam kamp gelap lantaran tidak ada lampu.

Sedangkan Saifullah langsung keluar dari kamp untuk mencari bantuan. Warga lalu datang ke lokasi kejadian membantu korban yang sudah bersimbah darah. 

Warga langsung mengevakuasi korban dengan cara menandu dan berjalan kaki selama 7 jam. Sekira pukul 07:00 WIB, Ahad, baru tiba di Puskesmas Geumpang.  Satu jam kemudian korban dirujuk ke RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di leher sebelah kanan, leher belakang dengan posisi pisau masih menancap. Juga luka di lengan kiri, pergelangan tangan kiri, punggung dan dada sebelah kiri,” ungkapnya. 

Polisi sudah mengamankan seorang saksi diduga teman pelaku, yakni FL (28), warga Sakti. “Kita sedang melakukan pengejaran pelakunya,” pungkas Kasat Reskrim Polres Pidie.[]