SIGLI — LSM Potential Development of Natural mengadakan pelatihan penggunaan Global Positioning System (GPS) untuk warga Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Pidie, 7-9 November 2017.

Melalui pelatihan ini warga diharapkan mampu menetapkan dan menegaskan batas wilayah yang ditetapkan dalam bentuk peta.

Ketua Bidang Pengembangan LPDN Rahmad Afrizal mengatakan, persoalan tapal batas baik antarkabupaten atau antardesa telah menyebabkan banyaknya sengketa. Faktor ini dipicu oleh nilai ekonomi dan posisi wilayah yang strategis.

“Karena itu masyarakat juga perlu memahami dasar teori pengukuran dengan menggunakan GPS, serta pengoperasian alat survey GPS dan pengolahan data survey untuk menyusun peta rencana tata ruang gampong sehingga tersedianya sumber daya yang mampu melakukan pemetaan tingkat gampong,” ujar Rahmad melalui siaran pers.

Ia menjelaskan, berdasarkan Permendgri No 27 Tahun 2006 Pasal 1 poin 9, 10 disebutkan bahwa Penetapan batas desa adalah proses penetapan batas desa secara kartometrik di atas suatu peta dasar yang disepakati. Penegasan batas desa adalah proses pelaksanaan di lapangan dengan memberikan tanda batas desa berdasarkan hasil penetapan.

“Dengan adanya pelatihan ini masyarakat  Geumpang khususnya Bangkeh, dapat bisa menentukan tapal batasnya dan bisa terbentuknya tim penetapan dan penegasan batas desa sesuai dengan Bab III Permendagri no 27 tahun 2006,” ujarnya.[]