ACEH UTARA – Warga yang terdampak banjir di Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, meminta pemerintah segera memperbaiki tanggul Sungai (Krueng) Pase yang jebol hingga menyebabkan banjir, Sabtu, 17 November 2018. Tanggul itu jebol diperkirakan sepanjang 50 meter.
Salah seorang warga di Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Samudera, Saiful, mengatakan, tanggul itu sudah dua kali jebol akibat diterjang air sungai. Sebelumnya, setelah jebol diperbaiki pihak dinas terkait dengan cara diperkuat menggunakan batu yang diikat kawat (bronjong). Namun tanggul itu sempat jembol lagi karena luapan air sungai.
Kemudian, lanjut Saiful, masyarakat setempat berinisiatif memperbaiki kembali tanggul tersebut dengan karung berisi tanah. Dan hari ini tanggul itu kembali jebol disebabkan debit air sangat tinggi di Krueng Pase.
“Kita berharap pemerintah memperbaiki tanggul Krueng Pase di Kecamatan Samudera secara maksimal, karena apabila tidak diperbaiki dengan bagus maka dikhawatirkan setiap debit air sungai tinggi selalu meluap ke pemukiman warga,” kata Saiful kepada portalsatu.com/, Sabtu siang.
Warga Gampong Teupin Ara, Kecamatan Samudera, Samsul menyebutkan, jebolnya tanggul tersebut akibat tidak mampu menahan arus deras air sungai. Dia menilai perlu segera dilakukan pemasangan bronjong untuk perbaikan tanggul.
“Dengan adanya pembangunan tanggul melalui pemasangan bronjong, kita yakin saat debit air sungai tinggi tidak mudah meluap ke rumah warga,” ujar Samsul.[]


