ACEH TAMIANG – Warga menangkap seekor buaya di kebun sawit milik petani Desa Gelung, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Senin, 30 April 2018, sekitar pukul 15.30 WIB. Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sudah memeriksa dan mengukur buaya muara itu. Buaya jantan tersebut seberat 900 kg, panjang 6 meter, dan diperkirakan berusia 90 tahun.
Kepala Resort Konservasi Wilayah 12 Langsa BKSDA Aceh, Azharuddin, mengatakan, pihaknya sudah menerima seekor buaya yang diserahkan oleh warga setempat kemarin sore (Senin). Setelah itu, BKSDA mengamankan buaya tersebut ke Hutan Kota Langsa.
“Buaya itu ditangkap oleh warga yang sedang bekerja di kebun sawit desa setempat. Buaya jantan itu ingin mencari mangsa sehingga masuk ke perkebunan sawit,” kata Azharuddin dikonfirmasi portalsatu.com, Selasa, 1 Mei 2018.
Azharuddin menyebutkan, buaya jantan tersebut seberat 900 kg dengan panjang 6 meter.
Berbahaya
Menurut dia, kawasan sungai dekat kebun sawit itu memang banyak buaya. Sungai tersebut jauh dari perumahan warga. “Biasanya (buaya di sungai itu) sering naik ke darat hanya di sekitaran kebun sawit. Akan tetapi cukup berbahaya ketika air sungai meluap sehingga dengan mudah berkeliaran di perkebunan sawit itu. Berbahaya bagi keselamatan warga yang berada di kebun. Kita berharap agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada. Jangan sering beraktivitas di kawasan muara tersebut, karena sangat berbahaya,” kata Azharuddin.
Azharuddin menambahkan, saat buaya di seputaran sungai itu mulai lapar, biasanya akan mencari makanan ke daratan. “Apa yang terlihat diterkam saja, binatang yang diterkam seperti kambing dan lembu warga yang ada di perkebunan sawit setempat,” ujarnya.
Saat ini, dia belum dapat memastikan apakah buaya itu akan dilepasliarkan lagi atau tidak. “Kita juga melihat bagaimana arahan di pihak BKSDA Aceh nantinya, karena cukup membayahakan bagi keselamatan warga sekitar apabila dilepaskan begitu saja,” kata Azharuddin.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh, Dedi Irvansyah, mengatakan, kawasan sungai itu merupakan habitat buaya. “Buaya yang ditangkap warga itu umurnya memang sudah tua. Perkiraan berumur sekitar 90 tahun, dan juga terlihat dari giginya. Kita akan melihat bagaimana kondisinya nanti, belum bisa dipastikan mengenai dilepasliarkan buaya tersebut,” ujarnya.
BKSDA Aceh berharap masyarakat setempat berhati-hati saat beraktivitas di kebun berdekatan sungai itu. “Kita mengimbau masyarakat agar jangan terlalu mendekat di areal sungai tersebut, karena buaya memang banyak di situ,” kata Dedi Irvansyah.[]
Penulis: Muhammad Fazil




