Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaWaspada! BAB Hitam...

Waspada! BAB Hitam Bisa Jadi Akibat Komplikasi Penyakit Hati

BANDA ACEH – Penyakit hati  disebut penyebab beban penyakit yang besar di Indonesia. Para peneliti melaporkan dalam Jurnal of Hepatology, penyakit ini menempati peringkat keempat di antara laki-laki dan ketujuh pada pasien di Indonesia.

Hal itu dijelaskan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aceh Indonesia, dr. Fauzi Yusuf, SpPD-KGH, FINASIM selaku ketua panitia Simposium Aceh Gastro Entero Hepatologi Update 2016, saat membuka acara tersebut di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu, 1 Oktober 2016.

“Hepatitis termasuk salah satu penyakit paling mematikan di dunia, pasalnya si pengidap kerap kali tidak menyadari dirinya terjangkit hepatitis lantaran gejalanya memang sulit dinilai. Oleh karena itu penyebaran virus hepatitis ini sudah seharusnya dicegah sejak dini,” kata dr. Fauzi Yusuf.

Di Indonesia kata dia, pengidap penyakit hati akibat infeksi virus hepatitis B diperkirakan sekitar 6-8 persen. Tingginya angka ini disebabkan kurangnya informasi baik pada masyarakat, maupun pada tenaga medis terhadap penyakit dan cara penularan.

Di RSDUZA sendiri, pada penelitian yang dilakukan pada periode 1 Januari-31 Oktober 2011 yang mengambil 152 orang sebagai sampel, menunjukkan 36 dari orang yang terpapar hepatitis B, sebanyak 33,3 persen mengidap kanker hati dan 66,7 persen tidak mengidap kanker hati.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara hepatitis B terhadap kejadian kanker hati di Bagian Penyakit Dalam RSUDZA Banda Aceh.

Akibat minimnya informasi tadi, seorang penderita penyakit hati biasanya baru berobat setelah muncul komplikasi penyakit hati dan lambung yang disebut Perdarahan Saluran Makanan Bagian Atas atau PSMBA.

“Komplikasi ini dapat terjadi baik akibat penyakit hati kronik maupun bukan penyakit hati kronik. Dengan gejala muntah hitam dan BAB hitam yang merupakan komplikasi virus hepatitis atau akibat penggunaan obat steroid yang merusak lapisan lambung dan menimbulkan luka lambung,” katanya.

Perdarahan saluran makanan yang bersifat gawat darurat inilah yang dapat mengancam nyawa seseorang, sehingga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan profesi medis untuk penanganan pasien agar menjadi lebih baik.

Simposium ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari kalangan dokter dan tenaga medis dari seluruh Aceh. 35 di antaranya merupakan spesialis penyakit dalam yang tersebar di sejumlah rumah sakit di Aceh seperti dari Bireuen, Langsa, Takengon dan Meulaboh. Sehari sebelumnya panitia mengadakan workshop yang diikuti sekitar 80 peserta.[]

Baca juga: