BANDA ACEH – Juru bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata, mengakui keikutsertaannya dalam rapat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), Rabu, 7 Februari 2018 tadi. Namun, dirinya membantah informasi diusir dari dalam ruang Banggar.
Wira mengatakan tidak ada hal yang substansial dalam pembahasan tersebut. Dia juga enggan merincikan apa saja yang menjadi inti pembahasan dalam rapat tadi.
"Saya tidak bisa memberi komentar soal rapat tadi," ujar Wiratmadinata menjawab portalsatu.com/.
Meskipun begitu, Wira menyayangkan adanya media yang keliru memberitakan adanya pengusiran terhadap dirinya dalam rapat Banggar bersama TAPA. Dia mengaku tidak berbicara apapun dalam pertemuan tadi dan baru keluar setelah Ketua Banggar, Muharuddin, menskor rapat.
“Saya datang ke DPRA sebagai bagian dari supporting system TAPA,” kata Wira lagi menjelaskan alasan kehadirannya dalam rapat tersebut.
Di sisi lain, Wira memaklumi jika rapat Banggar ingin dilakukan secara tertutup. Lagipula rapat ini hanya memperbolehkan pihak yang mengantungi SK untuk ikut serta, meski di sisi lain DPRA mengatakan rapat ini terbuka.
“Kalau mau terbuka kok selain yang dalam SK TAPA dan Jubir, kok nggak boleh ikut? Bingung juga kita,” ujar Dekan Fakultas Hukum Unaya tersebut.[]



