Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaWisata Kota Sabang...

Wisata Kota Sabang Kembali Dibuka, Kapal Cepat Mulai Berlayar

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Sabang kembali membuka tempat-tempat wisata di Pulau Weh dan mengizinkan kapal cepat beroperasi lagi mengangkut penumpang dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.

Kabag Humas Pemko Sabang, Bahrul Fikri mengatakan, kebijakan itu hasil rapat bersama unsur Forkopimda yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota nomor 440/3111 tanggal 1 Juni 2020 tentang pengaturan aktivitas transportasi penyeberangan dan wisata dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Sabang.

“Sesuai surat edaran, lokasi wisata sudah dibuka kembali dan transportasi laut sudah diizinkan beroperasi,” kata Bahrul Fikri saat dikonfirmasi, Senin, 1 Juni 2020.

Bahrul menyampaikan untuk wisatawan yang akan berkunjung ke Sabang juga diwajibkan menggunakan masker. Pelaku wisata, wajib menyiapkan sarana cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh.

Untuk hotel dan penginapan lainnya, tetap dengan mengedepankan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pengusaha hotel atau penginapan harus melakukan penyemprotan cairan desinfektan setiap hari, physical distancing dan protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Bahrul menjelaskan, kapal cepat dan Ferry Roro untuk sementara hanya beroperasi satu kali dalam sehari dengan pembatasan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kapal. Bagi calon penumpang yang mempunyai KTP asli di Sabang, kemudian melakukan peyeberangan dari dan menuju Sabang, wajib diperiksa kesehatan di pelabuhan.

Sementara bagi calon penumpang yang tidak ber-KTP Kota Sabang dalam provinsi Aceh, maka wajib melengkapi surat keterangan kesehatan yang dikeluarkan rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan lainnya.

“Sedangkan bagi calon penumpang dari unsur ASN, TNI/Polri, pegawai BUMD dan BUMN dan pegawai swasta yang bekerja di Sabang, cukup menunjukkan surat identitas bekerja di Sabang dari instansi masing-masing,” tuturnya.[]

Baca juga: