LHOKSEUMAWE – Grup band Apache 13 semakin menunjukkan eksistensinya di blantika musik Aceh moderen, setelah sukses sukses dengan dua  album “Bek Panik” dan “Utang Jeulame”, band yang bernuansa musik rakyat itu dalam waktu dekat akan menelurkan album ketiga.

“Iya benar, akan ada album ketiga dalam waktu dekat,” kata Nazar Shah Alam, sang vokalis saat dihubungi portalsatu.com/, Minggu 4 Februari 2018.

Kata pria yang disapa kepala suku di dalam bandnya itu mengaku album ketiga tersebut sudah tahap akhir, melibatkan banyak penyanyi kondang Aceh Joel Pase dan sejumlah selebgram Aceh seperti Miftah Arif, Tgk Mail, dan Syafira yang kerap menjadi viral karena meng-cover lagu-lagu Melayu anyar.

Bagi Apache 13, sebut Nazar, album berisi 10 lagu itu akan launching pada April 2018 mendatang album pembelajaran, karena garapannya dilakukan sendiri Solomon Production, rumah produksi milik Apache.

“Ini garapan pembelajaran bagi kami, semua personil tidak hanya terlibat sebagai pengisi musik, tapi juga ikut pegang kamera, membantu secara keuangan dan belajar hal-hal teknis dalam penggarapan lagu sampai ke pembuatan klip, kalau saya tukang buat lirik,” sebut Nazar yang juga eksis komunitas menulis sastra.

Untuk konsep dan pesan dalam album baru,  tidak jauh beda dengan dua album sebelumnya, bercerita tentang keseharian masyarakat Aceh. Hanya saja album ini lebih kental dengan lirik melayu, bahkan akan ada instrumen akordeon di dalamnya.

Selain itu, ia menilai album ini sangat menarik, karena bisa berinteraksi secara profesional dengan Joel Pase, penyanyi Aceh yang sudah sukses sebelumnya. Rencana awal launching di Kota Lhokseumawe, namun karena berbagai pertimbangan, kesepakatan akhir di Banda Aceh.

“Kami banyak dapat ilmu dari beliau, ditambah dengan bantuan kawan-kawan selebgram album ini sangat berwarna, kami optimis album ini akan diterima masyarakat,” pungkasnya.[]