Wanita Peduli Ummat (WPU) Malaysia adobsi dua orang anak Alm Khatijah Janda Miskin korban meninggal akibat kesetrum listrik di Gampong Meunasah Dayah Kecamatan Syamtalira Bayu Aceh Utara.
Proses penjemputan dan pelepasan antara WPU dan keluarga disaksikan oleh perangkat gampong, DPD BMU Aceh Utara serta masyarakat setempat pada Selasa, 26 Maret 2029 siang, acara berlangsung dengan khidmat.
Suasana haru dan isak tangis keluarga menjadikan aura kesedihan bagi warga lain yang ada dilokasi.
Sebelumnya Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat akan membangun rumah layak huni untuk Alm Khadijah dengan kode Rumah BMU 021 dalam minggu ini.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP Barisan Muda Ummat (BMU) Tgk. M. Yusuf Nasir atau yang biasa dipanggil Abiya Rauhul Mudi mengatakan salah satu anggota WPU Malaysia bersedia menjadi orang tua asuh bagi anak-anak korban.
“Cut Ramianty (46) akan mengadopsi Maulina (13) dan adiknya Maulida (6), diperkirakan satu SMP dan satu TK. Keduanya saat ini putus sekolah karena tidak ada biaya,” sebut Abiya.
Cut Ramianty lanjut Abiya telah mengadopsi 100 lebih anak-anak yatim dan Fakir Miskin di Aceh, ini yang pertama untuk WPU dan BMU.
“Cut Ramianty merupakan seorang donatur tetap BMU-WPU dalam membangun rumah, beliau seorang wanita karir yang mempunyai bisnis di bidang Valas (Valuta Asing) pernah menetap di Landon Inggris selama 5 Tahun, Selandia Baru 3 tahun dan pernah tercatat sebagai warga negara Australia, saat ini menetap di Gampong Aleu Buket Lhoksukon Aceh Utara,” kata Abiya.
Sementara itu Cut Ramianty di sela-sela acara pelepasan menjelaskan Maulina dan Maulida akan tinggal di Pesantren/Dayah Nurul Huda Gampong Meunasah Asan Lhoksukon Aceh Utara bersama dengan beberapa anak lain yang ia adopsi. Untuk beberapa hari ini tinggal bersamanya di rumah untuk lebih akrab.
“Rencana keduanya saya titip di Pesantren Nurul Huda Pimpinan Abi Ibnu Abbas Lhoksukon, saya akan membiayai seluruh dana yang dibebankan dan akan menanggung kebutuhan hidup mereka hingga keduanya menikah nanti,” ttupnya
Secara terpisah Keuchiek Gampong Meunasah Dayah Usman yang didampingi kepala Dusun Rusdi Abdullah membenarkan kejadian ini, pihaknya telah mengeluarkan administrasi dan memfasilitasinya.
Permintaan dari WPU Malaysia menyangkut orang tua asuh telah disetujui oleh pihak keluarga yang diwakili oleh neneknya Fatimah (67) yang merupakan ibu dari bapak anak-anak ini.
Pemerintah Gampong mengucapkan terima kasih kepada BMU dan WPU, jika melihat ahli waris mereka juga nasibnya sama-sama tidak mampu.
Saat ini orang kaya banyak, tapi orang kaya yang dermawan baru kali ini kami lihat. Semoga menjadi inspirasi bagi orang kaya lainnya.[] Rilis




