SUBULUSSALAM – Kebakaran lahan yang terjadi sejak tiga hari terakhir di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Aceh, menyebabkan sedikitnya 10 hektare kebun kelapa sawit milik masyarakat terbakar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Nesal Putra, kepada portalsatu.com, Kamis 4 Agustus 2016 mengatakan pihaknya bersama unsur Muspika Kecamatan Longkib berhasil memadamkan api secara manual.

“Api sudah kami padamkan, ada sekitar 10 ha yang terbakar karena api begitu cepat menjalar akibat cuaca panas,” kata Nesal Putra ketika dihubungi melalui sambungan telepon seluler.

Ia menyebutkan sebelumnya BMKG Aceh sudah memberikan informasi di Subulussalam terdapat dua titik api yakni di Longkib dan Sultan Daulat. Namun potensi kebakaran di wilayah Longkib lebih besar.

“Lokasi kebakaran jauh dari kampung penduduk, api membakar kebun sawit milik petani. Kondisi memanjang, sekarang sudah bisa dikendalikan,” ungkapnya.

Nesal mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran hutan maupun kebun kelapa sawit. Camat Longkib dan Sultan Daulat juga diminta untuk mengendalikan daerah masing-masing agar kebakaran hutan jangan sampai terjadi di Bumi Sada Kata.[]

Laporan Sudirman