Ayahanda
Tidak terasa waktu terus berlalu
Kini engkau 100 hari sudah telah tiada dan pergi untuk selamanya..
Dalam perjalanan hidup pernah kau tempuh..
Tidak pernah ada kata jenuh,
Tidak pernah ada kata bosan,
Tidak pernah ada kata malas,
Ayahanda
Engkau membimbing kami
dengan semangat nan membara
Engkau perjuangankan hidup yang penuh liku hanya untuk kami..
Aliran keringat yang tak henti membasahi tubuhmu…
Namun engkau lewati penuh kesabaran dan keikhlasan…
Ayahanda..
Engkaulah yang memberi kami semangat dan kesabaran
Engkaulah yang telah mengajari kami kebaikan dan keikhlasan..
Ayahanda..
Tidak terhitung banyak ilmu kau berikan kepala kami..
Tidak terhitung tauladan kehidupan kau patrikan…
Cucuran keringat yang kau teteskan semangat kami..
Ayahanda
.
Jasad engkau di dunia telah tiada..
Namun di dalam hati kami namamu tak akan pernah sirna..
Walaupun kau telah meninggalkan kami
Tetapi semangat dan doamu masih saja kami rasakan…
Ayahanda
.
Jangan pernah dirimu merasa kesepian
Doa kami selalu mengiring dan menemanimu…
Selamat beristirahat dalam kebun surga Ayahanda kami..
Semoga kau tenang di alam sana
bersama untaian doa kami…
Ayahanda….
Allahumagfirlahu warhamu
Wa' afihi wa'fu 'anhu..
Wa adkhilhul Jannata..
Wa a'idhu min 'adzaabil qabri au min 'adzaabinnar
Lamkawe, 26 Maret 2017



