SUBULUSSALAM – Setelah 11 jam lumpuh total akibat longsor dan ratusan pohon tumbang sekitar pukul 18:30 WIB Minggu petang, akhirnya akses jalan nasional di Subulussalam menuju Medan, Sumatera Utara, bisa dilewati sekira pukul 05:45 WIB tadi pagi.

Berdasarkan informasi dihimpun portalsatu.com/, Senin, 19 Maret 2019, BPBD Kota Subulussalam, Dinas PUPR, personel Polsek Penanggalan dibantu sejumlah personel TNI dan masyarakat berhasil membersihkan badan jalan dari timbunan tanah longsor dan pohon tumbang menggunakan alat berat dan mesin pemotong kayu. 

Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin Ahmad, S.Sos., mengatakan, proses pembersihan ini terkendala karena sebagian pohon kayu yang tumbang di atas badan jalan sangat keras, sehingga chainsaw (gergaji mesin) kesulitan memotong kayu tersebut.

Hingga pukul 05:45 WIB akses jalan nasional di kawasan Kedabuhen, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, sudah bisa dilewati seperti biasa.

Longsor ini juga menyebabkan kamacetan sepanjang sekitar 2 kilometer meter dari arah Subulussalam maupun sebaliknya. Ratusan kendaraan roda empat terpaksa parkir di pinggir jalan selama 11 jam sejak Minggu sore hingga Senin pagi.[]