LHOKSUKON – Sebanyak 140 anggota BKO Resimen III Pelopor Detasemen C Korp Brimob Mabes Polri tiba di Polres Aceh Utara, Jumat, 20 Januari 2017 pukul 15.20 WIB. Mereka didatangkan untuk pengamanan pilkada pada 15 Februari 2017 mendatang.

Wakapolres Aceh Utara, Kompol Suwalto, saat ditemui portalsatu.com, usai apel pasukan menyebutkan, mereka akan ditempatkan di Polsek dan Polres Aceh Utara.

“Ada 13 Polsek yang berada di bawah Polres Aceh Utara. Namun penempatan anggota BKO hanya di 11 polsek, untuk Polsek Lhoksukon dan Baktiya Barat akan diback-up Polres. Masing-masing Polsek akan ditempatkan satu regu, sekitar 10 orang. Sedangkan di Polres akan ditempatkan satu pleton, yaitu 30 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, anggota BKO yang tiba ini baru selesai melaksanakan tugas kemanusiaan di Pidie Jaya. Kompol Suwalto mengatakan, selamat datang dan terima kasih sebelumnya.

“Mereka tiba untuk mengamankan rangkaian tahapan pilkada di Aceh Utara. Seperti halnya yang terjadi hari ini, tadi saat salat Jumat ada kejadian di Masjid Raya Pase. Ada calon gubernur yang hendak jadi khatib tidak diizinkan naik. Dua pelaku telah diamankan dalam kejadian itu. Saat ini Kapolres dan tim sedang menindak lanjuti temuan dari pelaku,” jelasnya.

Baca: Diduga Buat Onar di Masjid, Jubir PA Pase dan Keuangan Raja Sabi Ditangkap

Ditemui di lokasi yang sama, Kabag Ops Kompol Edwin Aldro menambahkan, anggota BKO ditempatkan di Polsek-polsek agar cepat dalam mengatasi gangguan Kamtibmas. “Pilkada Aceh Utara harus aman,” katanya.

Sementara itu, Wakaden Satgas, Kompol M Ikhwal Lazuardi di lokasi yang sama kepada anggota mengatakan, “Kita harus
jaga sopan santun. Kita adalah pendatang. Namun kita memiliki tugas mengamankan pilkada. Jangan ada keributan sesama anggota, termasuk dengan Polri, apalagi masyarakat.”

Kata Wakaden, mereka akan berada di Aceh Utara hingga pengesahan pemenang Bupati Aceh Utara, sekitar 20 Maret 2017.

“Kami baru tiba dari Pidie Jaya, setelah tiba sehari pascagempa. Di Pidie, kami ditempatkan di empat titik. Dari misi kemanusiaan, kini berlanjut ke misi pengamanan pilkada,” ujar Lazuardi.[]