SUBULUSSALAM – Pihak rekanan mengaku akan memperbaiki kembali pagar besi dan talut penahan longsor yang berada di belakang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam yang roboh sejak dua pekan belakangan ini.
“Itu akan kami perbaiki kembali, pagar itu roboh akibat hujan deras. Talut tidak sanggup menahan debit air akhirnya ambruk,” kata pihak rekanan dari CV Sejahtera Utama, Muhammad Ridwan Ujung kepada portalsatu.com, Jumat, 20 Januari 2017.
Ridwan mengatakan saat ini belum bisa dilakukan perbaikan disebabkan kondisi cuaca di Subulussalam sering dilanda hujan. Karena itu, pihaknya menunggu musim kemarau, agar pengerjaan selanjutnya tidak terganggu oleh faktor hujan.
M Ridwan Ujung menjelaskan perbaikan hanya dilakukan sesuai jaminan sebesar 5 persen. Hal itu akan dibahas nanti akan dibahas secara bersama antara pihak rekanan dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Disdikbud Subulussalam.
“Perbaikan sesuai dengan yang dijamin 5 persen. Nanti kami akan musyawarah lagi antara pelaksana dengan PPTK,” kata Ridwan.
Wakil Direktur CV Sejahtera Utama, Suhaimi Badri menambahkan pagar itu roboh pada 2 Januari 2017 disebabkan curah hujan pada malam hari itu sangat deras.
“Hujan semalam suntuk, air kan turun ke bawah, air dari kantor Disdibud, musala dan gedung peremuan semua meluncur ke bawah semua. Sehingga talut ini tidak sanggup menahan beban, akhirnya roboh,” kata Suhaimi.
Namun karena itu masih tahap pemeliharaan, kata Suhaimi, pihaknya akan memperbaiki kembali talut tersebut setelah kondisi cuaca membaik.
“Melihat cuaca, maunya saat naik 2 meter langsung diikat di atasnya, nanti takut kita sedang kerja roboh lagi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan proyek pagar besi bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2016 senilai Rp500 juta lebih ambruk sepanjang sekitar 45 meter.[]




