SIGLI – Sedikitnya 17 Kecamatan di Kabupaten Pidie masuk dalam kategori daerah rawan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah pada 2017 mendatang. Mengantisipasi hal tersebut, Polres Pidie meminta bantuan pasukan BKO sebanyak 280 personil.

“Berdasarkan hasil pemetaan yang kita lakukan, ada 17 Kecamatan (rawan Pilkada) di dua Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya yang merupakan wilayah hukum Polres Pidie. Atas dasar itulah kita perlu tambahan personil pengamanan,” kata Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Kadhafi SIK kepada portalsatu.com usai simulasi pengamanan Pilkada di Alun–alun Kota Sigli Kabupaten Pidie, Senin, 10 Oktober 2016.

Polres Pidie akan menempatkan 60 personil BKO ini di Kantor Komisi Independen (KIP) Pidie dan Pidie Jaya. Selebihnya disiagakan di Mapolres Pidie untuk berjaga–jaga dan siap dikerahkan jika terjadi kericuhan.

Di dua kabupaten ini terdapat 31 kecamatan yang siap melaksanakan Pilkada. 

“Tingkat kericuhan bisa saja disebabkan para pendukung pasangan calon (Paslon), jadi kita lakukan antisipasi sedini mungkin di bidang pengamanan,” kata Kapolres Pidie, seraya berharap proses pelaksanaan pilkada di Pidie dan Pidie Jaya dapat berjalan sukses tanpa ada masalah yang berarti.[]