BLANGKEJEREN – Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gayo Lues telah melakukan seleksi administrasi dan verifikasi terhadap kelompok tani yang mengajukan bibit bantuan kopi. Dari ratusan kelompok tani yang mendaftar, 174 kelompok dinyatakan lulus administrasi dan verifikasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, Abdul Hakim, melalui Kabid Perkebunan Ridwan, S.P., Jumat, 18 September 2026, mengatakan pembagian bibit kopi bantuan dipastikan akhir September 2026 ini.

“Saat ini sedang proses pembuatan rekening kelompok tani bekerjasama dengan Bank Aceh, setelah rekening selesai, maka biaya pembuatan lubang tanam kopi langsung dicairkan, dan bibitnya langsung disalurkan. Akhir September ini dipastikan sudah disalurkan,” katanya.

Setiap 1 hektare lahan, pemerintah memberikan bantuan 1.000 bibit kopi, dan Rp1.100.000 untuk ongkos lubang tanam kopi. Uang itu akan masuk ke masing-masing rekening kelompok tani.

“Banyak kelompok tani yang tidak lulus administrasi dan verifikasi akibat ketua kelompoknya tidak melengkapi persyaratan, dipanggil juga tidak datang. Jadi untuk sementara hanya 174 kelompok tani dengan luas lahan 2.500 hektare yang berhak menerima bantuan ini,” ujarnya.

Bagi warga yang masuk ke dalam 174 kelompok tani tersebut, Kabid Perkebunan meminta agar segera menyiapkan lahannya, sehingga ketika bibit disalurkan bisa langsung ditanam.[]