SIGLI – Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik), menyerahkan pagu indikatif dana gampong tahun 2020 kepada 730 gampong se-Kabupaten Pidie, di Gedung Pidie Comvetion Center (PCC), Kamis, 16 Januari 2020.

Penyerahan pagu indikatif dana gampong oleh Abusyik didampingi pihak Forkopimda dilakukan secara simbolis kepada perwakilan keuchik dari 23 kecamatan yang masing-masing didampingi camat.

Bupati dalam sambutannya mengingatkan para keuchik agar mengelola anggaran sesuai peraturan berlaku. “Keuchik semuanya saya ingatkan anggaran gampong benar-benar dipergunakan sesuai program (Presiden) Jokowi,” ujar Abusyik di hadapan para keuchik, ketua Tuha Peut Gampong (TPG) dan camat. 

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie, Samsul Adhar, tahun ini total pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) mencapai Rp717.260.612.550.  Meningkat jika dibandingkan tahun 2019 lalu Rp612.780.329.046. 

“Tahun ini kita ada kenaikan pagu jika dibandingkan tahun lalu. Ada sekitar 100 miliar lebih tambahan pagu tahun 2020,” ujar Samsul. 

Pagu APBG senilai Rp717.260.612.550 tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp534.604.866.000, Alokasi Dana Gampong (ADG) dari APBK Rp182.168.422.320, Bagi Hasil Pajak Daerah Rp1.811.759.750, dan Bagi Hasil Retribusi Daerah Rp675.564.480.

Dari 730 gampong di Pidie, menurut Samsul, Gampong Mane, Kecamatan Mane memperoleh alokasi tertinggi yakni Rp2.509.495.920. Sementara terendah Gampong Mee, Kecamatan Peukan Baro Rp 887.745.720.[]