BerandaBerita Aceh2023: PT Banda Aceh Putuskan 774 dari 825 Perkara Upaya Hukum Banding

2023: PT Banda Aceh Putuskan 774 dari 825 Perkara Upaya Hukum Banding

Populer

BANDA ACEH – Pengadilan Tinggi Banda Aceh menerima dan memeriksa 825 perkara upaya hukum banding selama tahun 2023. Dari 825 perkara tersebut yang sudah selesai diputuskan 774 perkara.

“Ini artinya, mengacu pada tugas pokok dan fungsinya maka performance kinerja seluruh sumberdaya manusia PT Banda Aceh mencapai 94% dari seluruh perkara yang masuk. Sedangkan sisanya 51 perkara akan diputuskan dalam Januari 2024 ini,” kata Dr. Taqwaddin, Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor yang juga ditugasi sebagai Kordinator Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Tinggi Banda Aceh dalam keterangannya, Rabu, 3 Januari 2024.

Taqwaddin menjelaskan 52 perkara upaya hukum banding yang belum putus itu lantaran baru diajukan ke PT Banda Aceh pada Desember 2023. “Jadi, tak selesai putusan karena urutan perkara yang masuk memang pada akhir tahun,” ungkapnya.

Menurut Taqwaddin, dari 825 perkara yang diperiksa selama 2023, terbanyak perkara pidana yaitu 640, menyusul perkara perdata 139, perkara pidana korupsi 41, dan lima perkara pidana anak.

“Kasus-kasus pidana mendominasi perkara di PT Banda Aceh, yaitu totalnya mencapai 686 perkara dari dua panitera muda: Panitera Muda Pidana dan Panitera Muda Tipikor”.

Dari 825 perkara yang menjadi beban kerja selama 2023, sebanyak 70 perkara merupakan perkara sisa yang tidak selesai diputuskan pada tahun 2022. Sedangkan beban awal 2024 ini 51 perkara yang merupakan sisa belum putus pada tahun 2023.

Dibandingkan beban perkara tahun 2022 lalu 677 perkara, selama 2023 PT Banda Aceh menerima jumlah perkara lebih banyak, yaitu 825 perkara. “Walaupun jumlah perkara semakin meningkat, dan jumlah hakim semakin berkurang yaitu hanya 14 Hakim Tinggi, tetapi kinerja PT Banda Aceh terus dioptimalkan,” ujar Taqwaddin.

“Data ini menjadi bukti bahwa para Hakim Tinggi yang didukung dengan pejabat Kepaniteraan dan Kesekretariatan PT Banda Aceh telah bekerja maksimal memberikan pelayanan terbaiknya memberikan putusan yang benar dan adil”.

Taqwaddin membenarkan selama tahun 2023, PT Banda Aceh telah menghukum mati 26 orang, hukuman pidana seumur hidup tujuh orang, hukuman pidana antara 10 sampai 20 tahun sebanyak 30 orang, hukuman pidana 5-10 tahun sebanyak 126 orang, dan hukuman pidana antara satu sampai lima tahun sebanyak 447 orang.

“Jumlah terpidana hukuman mati tahun 2023 meningkat, lebih banyak dari tahun 2022 yang jumlahnya 22 orang. Selama tahun 2023, PT Banda Aceh telah menjatuhkan putusan hukuman mati sebanyak 26 terpidana. Hal ini berdasarkan data Rekapan Hukuman Pidana Tingkat Banding Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Banda Aceh 2023,” pungkas Taqwaddin.[](ril)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya